Sabtu, 28 Februari 2026 16:11

“Biarpun Anda laki-laki segar dan sehat, karena nemenin istri yang lagi sakit dan tidak ada lagi yang menemani kecuali Anda,”

Kemudian, ada seorang laki-laki yang sedang berpergian ke suatu tempat dan sulit menepi untuk melaksanakan , maka tidak diwajibkan.

Terakhir, masalah psikologis, jika ada seorang laki-laki yang tidak sehat secara mental, maka hukumnya tidak wajib sholat Jumat.

“Dengan Allah itu mudah, beragam itu gampang, yang repot itu tidak punya ilmu, jadi nyiksa orang,” ujar .

Namun, jika orang itu tidak melaksanakan Jumatan, tetapi laki-laki tersebut memenuhi persyaratan sholat Jumat dan Anda tidak membiarkan, maka hukumnya dosa.

“Cuma kadang nyuruh orang yang tidak wajib jumatan, Anda marah-marahi, Anda yang dosa malahan, marahnya karena Anda nyuruh Jumatan kepada orang yang tidak wajib,” ujar Buya Yahya. (ana)

1 2
Exit mobile version