ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Bandung kembali mencuri perhatian publik, kali ini bukan karena destinasi wisata atau kuliner, melainkan karena kabar aktivitas syuting film internasional di wilayah Bandung Barat.
Sejumlah unggahan warganet di media sosial yang menampilkan suasana lokasi pengambilan gambar memicu rasa penasaran masyarakat terhadap proyek film berskala global yang tengah digarap di kawasan tersebut.
Perbincangan semakin menguat setelah muncul informasi bahwa film yang diproduksi merupakan Extraction: Tygo, proyek terbaru Netflix yang masuk dalam semesta film Extraction.
ADVERTISEMENT
39 Kode Redeem FF 17 November 2025, Jangan Lewatkan Kesempatan Emas Ini!
Film ini disebut-sebut melibatkan Lisa BLACKPINK sebagai salah satu pemerannya, sehingga langsung menyedot perhatian publik internasional, khususnya penggemar K-pop dan penikmat film aksi.
Kehadiran nama besar Lisa BLACKPINK membuat Bandung ikut terseret dalam arus sorotan industri hiburan global. Media sosial pun ramai membahas kemungkinan Bandung menjadi latar penting dalam film yang diproyeksikan tayang secara global melalui platform streaming Netflix.
Kawasan Karst Citatah Jadi Lokasi Syuting Film Netflix
Lokasi syuting Extraction: Tygo dikabarkan berlangsung di Kawasan Karst Citatah, Kecamatan Cipatat, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Kawasan ini dikenal dengan bentang alam batu kapur yang unik, tebing-tebing tinggi, serta panorama terbuka yang dinilai kuat secara visual untuk kebutuhan film bergenre aksi dan petualangan.
Karst Citatah sebelumnya lebih dikenal sebagai kawasan wisata alam dan lokasi panjat tebing. Namun, pemanfaatannya sebagai lokasi syuting film internasional membuka perspektif baru tentang potensi Bandung dan sekitarnya sebagai destinasi industri kreatif, khususnya perfilman.
Proses produksi film ini juga disebut telah melalui koordinasi dengan pihak lokal dan pemerintah daerah, menandakan adanya kerja sama resmi antara tim produksi luar negeri dengan Indonesia, baik dari sisi perizinan maupun pengelolaan lokasi.
Jejak Indonesia dalam Film Internasional
Keterlibatan Indonesia sebagai latar film internasional sejatinya bukan hal baru. Sejumlah film Hollywood sebelumnya telah memanfaatkan keindahan alam Nusantara, seperti Eat Pray Love yang mengambil lokasi di Bali, Java Heat di Yogyakarta dan Jawa Tengah, hingga Savages yang melakukan pengambilan gambar di Pulau Moyo, Nusa Tenggara Barat.
Kehadiran Extraction: Tygo menambah daftar tersebut, dengan nilai tambah berupa keterlibatan figur pop global yang memiliki pengaruh kuat dalam budaya populer dunia. Hal ini berpotensi memperluas jangkauan promosi Indonesia, khususnya Bandung dan Jawa Barat, ke pasar internasional.
Dampak Ekonomi dan Pariwisata Bandung
Dari sisi ekonomi dan pariwisata, produksi film internasional seperti Extraction: Tygo berpotensi memberikan dampak positif bagi daerah. Mulai dari peningkatan okupansi penginapan, keterlibatan tenaga kerja lokal, hingga promosi tidak langsung terhadap destinasi wisata Bandung dan Bandung Barat.
Selain itu, eksposur global melalui platform streaming seperti Netflix dapat mendorong minat wisatawan untuk mengunjungi lokasi syuting, sebagaimana yang terjadi di sejumlah negara lain. Meski demikian, pengelolaan produksi film tetap perlu dilakukan secara beretika dan berkelanjutan agar tidak menimbulkan gangguan sosial maupun kerusakan lingkungan.
Jika dikelola dengan baik, kolaborasi antara industri film internasional dan daerah dapat menjadi peluang strategis bagi Indonesia untuk memperkuat posisinya dalam peta industri perfilman global, sekaligus menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata lokal.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






