ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Food vlogger populer Farida Nurhan mengumumkan langkah mengejutkan: ia resmi pensiun dari YouTube dan menjual akun kanalnya dengan nilai fantastis, mencapai Rp10 miliar.
Keputusan ini disampaikan langsung melalui unggahan di akun media sosialnya @farida.nurhan pada 20 Januari 2026. Dalam pernyataannya, Farida mengucapkan terima kasih kepada para penggemar yang telah mendukung perjalanan kontennya selama bertahun-tahun.
“Terima kasih sudah membuat Omay kaya raya,” tulis Farida, menggunakan sapaan khasnya kepada para penggemar.
ADVERTISEMENT
Farida Nurhan adalah food vlogger asal Indonesia yang dikenal dengan gaya khasnya dalam mereview kuliner.
Ia memulai karier di YouTube dengan konten sederhana, namun berhasil membangun basis penggemar yang loyal. Farida dikenal dengan sapaan “Omay” kepada audiensnya.
Benarkah Kanal Youtube Farida Nurhan Dijual 10 Miliar?
Dalam tayangan Podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier pada Selasa, 20 Januari 2026, Farida Nurhan akhirnya mengklarifikasi unggahannya yang sempat menghebohkan publik.
Menurut Farida, angka Rp10 miliar yang ia sebutkan terkait penjualan akun YouTube hanyalah bentuk candaan. “Itu bukan prank, sebenarnya saya sedang berpamitan dari YouTube,” jelasnya.
Ia kemudian membuka cerita tentang perjalanan panjangnya selama satu dekade menjadi kreator konten. Farida mengaku bahwa dunia YouTube telah memberinya banyak pelajaran hidup sekaligus kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.
“Sepuluh tahun saya berkarya di YouTube, dari sana saya bisa lebih bijak, bisa membeli rumah, bisa punya mobil. Saya memilih mengumumkan secara terbuka sebagai wujud rasa terima kasih, bukan diam-diam,” ungkapnya.
Farida Nurhan Fokus ke TikTok
Setelah melepas kanal YouTube, Farida Nurhan menegaskan akan fokus ke TikTok sebagai platform utama. Ia menyebut TikTok lebih sesuai dengan gaya konten yang ingin ia kembangkan ke depan.
“TIKTOK LIVE MEMANGGILKU…. Aku doain semoga kamu bangun lagi, menunjukkan taring dan sayapmu, i wish you the best,” ungkapnya.
“Saya akan lebih banyak hadir di TikTok, karena di sana saya merasa lebih bebas berekspresi,” ungkapnya.
Langkah ini mencerminkan tren baru di kalangan kreator digital Indonesia yang mulai beralih ke TikTok karena algoritma yang lebih ramah distribusi konten pendek.
Farida Nurhan dan Legacy di YouTube
Channel YouTube Farida Nurhan resmi bergabung sejak 26 September 2017. Sejak awal kehadirannya, kanal ini berhasil menarik perhatian jutaan penonton dengan konten kuliner yang khas dan gaya penyampaian ceplas-ceplos.
Hingga kini, Farida telah mengumpulkan lebih dari 5,3 juta subscriber dan total tayangan mencapai 1,89 miliar views, menjadikannya salah satu food vlogger paling berpengaruh di Indonesia
Pergeseran Model Pendapatan
Dulu AdSense menjadi sumber utama penghasilan kreator. Sekarang kreator lebih mengandalkan endorsement, kerja sama brand, dan penjualan produk.
Beberapa pemberitaan melaporkan bahwa banyak YouTuber di Indonesia kini tidak lagi mengandalkan AdSense karena nilainya terlalu kecil.
Masa keemasan pendapatan YouTube terjadi saat pandemi 2020–2021, ketika konsumsi video online melonjak. Namun setelah itu, terjadi penurunan signifikan.
Fenomena pendapatan YouTuber menurun bukan sekadar isu lokal, melainkan tren global yang dipicu oleh perubahan algoritma, perilaku penonton, dan persaingan antar platform.
Laporan We Are Social dan Hootsuite menunjukkan bahwa TikTok menjadi platform dengan pertumbuhan tercepat, menggeser dominasi YouTube di segmen konten pendek.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






