ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Bandung selalu punya cara untuk memanjakan siapa pun yang datang. Udara sejuk, deretan kafe estetik, dan pemandangan hijau di Dago Atas jadi magnet tersendiri.
Di antara hiruk-pikuk penginapan modern dan hotel berkonsep instagenic, terselip satu tempat bernuansa rumahan yang jarang terekspos: Wisma Puri Larasati.
Berlokasi di Jl. Kanayakan Lama Blok A No. 40, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat, penginapan ini menawarkan suasana tenang khas perbukitan Dago, tapi tetap dekat ke pusat kota dan berbagai destinasi wisata populer seperti Dago Dream Park, Tebing Keraton, hingga area kuliner hits Dago Pakar.
ADVERTISEMENT
Begitu sampai di area wisma, suasananya langsung terasa berbeda. Bangunan bergaya sederhana tapi rapi, taman kecil yang asri, dan udara Dago yang segar membuat siapa pun betah berlama-lama.
Lokasinya juga strategis hanya beberapa menit dari pusat kota Bandung, namun cukup tinggi untuk menikmati udara sejuk dan panorama pegunungan.

Tiga Pilihan Hunian, Satu Suasana Kekeluargaan
Wisma Puri Larasati menghadirkan tiga tipe penginapan yang masing-masing dirancang untuk kenyamanan tamu dengan karakter berbeda.
Tipe Graha (Rp 600.000/malam) cocok untuk keluarga atau rombongan kecil. Terdiri dari dua kamar tidur, ruang keluarga ber-AC, kamar mandi air panas, dan dapur pribadi. Tak perlu khawatir soal sarapan, karena di sekitar Dago banyak spot kuliner lokal yang wajib dicoba.
Tipe Griya (Rp 450.000/malam) punya fasilitas serupa tapi dengan harga lebih terjangkau, tetap bisa menampung empat orang dewasa.
Tipe Wisma (Rp 250.000/malam) adalah pilihan hemat untuk dua orang, dengan kamar ber-AC dan kamar mandi air panas yang nyaman — pas untuk pasangan muda atau solo traveler yang ingin tenang tanpa menguras kantong.
Fasilitas yang Bikin Betah
Meski tanpa layanan sarapan, Wisma Puri Larasati tetap memanjakan tamunya dengan sentuhan sederhana tapi berarti: kopi dan teh gratis di area umum, air galon di setiap sudut, serta lobi dengan kolam kecil yang bisa digunakan untuk small meeting atau sekadar bersantai sore hari.
Bagi tamu yang ingin bekerja dalam suasana tenang, tersedia co-working space dengan tarif Rp 100.000 per jam dan biasanya ada special deal untuk penggunaan di atas tiga jam.
Tempat ini sering jadi pilihan freelancer, fotografer, hingga tim kecil yang ingin mencari inspirasi sambil menikmati suasana Dago.

Satu hal menarik dari Wisma Puri Larasati adalah fleksibilitasnya. Pengelola membuka ruang bagi siapa pun yang ingin mengadakan acara wedding, gathering, atau event komunitas, dengan konsep yang bisa disesuaikan dengan budget pelanggan.
Fleksibel, ramah, dan personal itulah keunggulan yang membuat banyak tamu ingin kembali lagi.
Wisma Puri Larasati bukan sekadar tempat menginap. Ia adalah rumah singgah bagi siapa pun yang mencari keheningan di tengah kesejukan Dago, tanpa meninggalkan kenyamanan dan kedekatan dengan pusat kota Bandung.
Kalau kamu sedang mencari tempat tenang untuk berlibur, bekerja, atau sekadar recharge energi, Wisma Puri Larasati layak masuk daftar destinasi staycation berikutnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






