KoranMandala.com –Jeon Jungkook, member termuda grup K-pop global BTS, secara terbuka mengungkapkan bahwa dirinya didiagnosis menderita Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) dewasa. Pengakuan itu disampaikan saat siaran langsung di platform Weverse pada Jumat (29/8/2025).
Pernyataan mengejutkan Jungkook langsung memicu gelombang dukungan dari penggemar di seluruh dunia. Mereka menilai keberanian idola berusia 27 tahun itu sebagai langkah penting dalam melawan stigma terhadap kondisi neurodivergent.
Pengakuan tersebut bermula dari komentar seorang penggemar yang memintanya untuk tidak terlalu banyak bergerak saat duduk. Jungkook kemudian menjawab jujur, “Aku memilikinya (ADHD). Aku terus bergerak seperti ini.”
Video Elevator Picu Spekulasi Hubungan Jimin BTS dengan Aktris Song Da Eun
Siaran langsung itu berlangsung tak lama setelah BTS kembali ke Korea Selatan usai sesi pemotretan di Amerika Serikat. Ucapan Jungkook segera menjadi sorotan media sosial dan komunitas K-pop internasional.
ADHD merupakan kondisi neurologis yang memengaruhi fokus, kontrol impuls, dan kecenderungan untuk banyak bergerak. Biasanya muncul sejak kecil dan dapat berlanjut hingga dewasa.
Banyak penggemar yang juga hidup dengan ADHD merasa terwakili oleh pernyataan Jungkook. Mereka membanjiri platform X (Twitter) dengan testimoni dan dukungan.
Seorang penggemar menulis: “Sangat senang mendengar Jungkook menanggapi komentar dengan mengatakan dia memiliki ADHD. Bahkan jika tidak, dia tetap berhak bergerak sesuka hatinya di siaran langsung.”
Penggemar lain menambahkan: “Aku tidak pernah merasa lebih dipahami. Aku terus-menerus ditegur karena menggoyangkan kaki, padahal aku tidak bisa menahannya.”
Para fans berharap pengakuan Jungkook bisa menghentikan komentar negatif tentang kebiasaannya bergerak dan membantu publik memahami bahwa stimming adalah mekanisme koping umum bagi penderita ADHD.
