ADVERTISEMENT
KoranMandala.com –Eunho, anggota grup musik Korea Younite, menjadi korban pelecehan seksual saat menghadiri Korea Culture Day ke-18 di Sao Paulo, Brasil, pada 17 Agustus lalu. Insiden ini memicu gelombang kritik terhadap sistem keamanan acara serta desakan untuk memperkuat protokol perlindungan artis.
Kejadian bermula usai Younite menuntaskan penampilan mereka. Saat grup meninggalkan lokasi melalui jalur yang padat dengan pengunjung dan staf, seorang wanita tiba-tiba melakukan kontak fisik dengan Eunho dan mencoba memaksakan ciuman.
Video yang beredar di media sosial menunjukkan Eunho tampak terkejut ketika lehernya dipegang paksa oleh pelaku. Tim keamanan segera menghentikan aksi tersebut dan mengawal grup keluar dari lokasi.
ADVERTISEMENT
“Rekaman tersebut jelas menunjukkan bentuk pelecehan seksual,” tulis sejumlah komentar di komunitas penggemar, yang juga mengecam lemahnya pengawasan kerumunan serta penegakan batasan di acara tersebut.
Penyelenggara Korea Culture Day mengeluarkan pernyataan resmi yang menyampaikan penyesalan mendalam atas insiden itu. Mereka mengakui adanya kelalaian dalam manajemen keamanan hingga insiden terjadi di bawah pengawasan mereka.
Sementara itu, Brand New Music, agensi yang menaungi Younite, pada 23 Agustus merilis pernyataan resmi. Agensi menegaskan bahwa pendekatan agresif terhadap artis dapat membahayakan tidak hanya artis, tetapi juga penggemar lain di sekitar lokasi.
“Kami mendesak semua pihak untuk menjaga jarak aman di setiap jadwal artis kami,” tulis agensi dalam pernyataannya.
Brand New Music juga meminta komunitas penggemar tidak melakukan penyalahan berlebihan terhadap individu tertentu. Sebaliknya, agensi mengajak semua pihak bekerja sama membangun budaya fandom yang lebih sehat.
Untuk mencegah kejadian serupa, agensi berkomitmen meningkatkan jumlah staf keamanan, menata jalur pergerakan dengan lebih baik, serta menyiapkan pembatas fisik di acara-acara mendatang.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






