Jumat, 27 Februari 2026 0:42

KoranMandala.comNetflix mengumumkan kesuksesan luar biasa film animasi musikal “KPop Demon Hunters”, yang resmi menjadi film animasi paling banyak ditonton dalam sejarah platform tersebut. Lagu tema utamanya, “Golden”, bahkan berhasil meraih posisi nomor satu di tangga lagu Billboard Hot 100.

Dirilis pada 20 Juni 2025, film ini kini melangkah lebih jauh dengan menggelar acara khusus “KPop Demon Hunters: A Sing-Along Event” di bioskop terpilih pada 23–24 Agustus. Acara ini memungkinkan para penggemar menyanyikan langsung lagu-lagu favorit mereka bersama-sama di layar lebar.

Menurut laporan The Hollywood Reporter, lebih dari 1.700 bioskop di Amerika Serikat dan Kanada telah bergabung dalam acara ini, dengan lebih dari 1.000 jadwal tayang habis terjual per Selasa (19/8). Acara serupa juga digelar di Australia, Selandia Baru, dan Inggris.

Jelang Hadapi PSIM, Marc Klok Tegaskan Persib Siap Bangkit

Co-director Maggie Kang mengaku sempat meragukan sisi musikal dari film ini. “Saya butuh waktu yang memalukan untuk menyadari seberapa besar aspek musikal dari film ini. Awalnya saya pikir ini hanya akan menjadi soundtrack pop yang bagus. Ketika hal itu mulai terjadi, saya sangat takut bagaimana kami akan mewujudkannya,” ujarnya kepada Entertainment Weekly.

Jalan Cerita dan Prestasi Musik

“KPop Demon Hunters” mengisahkan trio bintang K-Pop HUNTR/X—Rumi (Arden Cho), Mira (May Hong), dan Zooey (Ji-young Yoo)—yang menjalani kehidupan ganda sebagai pemburu iblis untuk melindungi dunia dari ancaman supernatural. Mereka harus menghadapi rival terberat: Saja Boys, boyband yang ternyata iblis menyamar.

Soundtrack film ini mencetak prestasi spektakuler, menduduki peringkat kedua di Billboard 200, dengan “Golden” menjadi lagu K-Pop kesembilan yang pernah menempati puncak Billboard Hot 100, sekaligus yang pertama dibawakan oleh vokal utama perempuan.

Menuju Waralaba Besar

Kesuksesan global tersebut membuat Netflix berencana mengembangkan “KPop Demon Hunters” menjadi waralaba penuh. Menurut TheWrap, Netflix tengah mempertimbangkan pembuatan dua sekuel, remake live-action, film pendek, serial TV, hingga musikal panggung.

Bahkan, Puck melaporkan pada Jumat (15/8) bahwa Sony Pictures Animation sudah mulai bernegosiasi dengan Maggie Kang dan Chris Appelhans untuk kembali menggarap film berikutnya.

“Ada banyak cerita sampingan yang bisa dieksplorasi. Beberapa pertanyaan memang terjawab di film ini, tapi tidak sepenuhnya. Masih banyak celah menarik untuk dikembangkan,” kata Kang dalam wawancara dengan ScreenRant pada Juni 2025.

1 2

Koranmandala.com

Exit mobile version