Categories: Hiburan

Bacaan Sholawat Shil Ya Nabi, Kerinduan Seorang Umat pada Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa Sallam, Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Terjemahan Bahasa Indonesia

KORANMANDALA.COM – Sholawat Shil Ya Nabi merupakan sebuah lantunan yang ditujukan kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wa sallam. dari umat yang merindukannya.

Pada liriknya, mengandung makna tentang keinginan umat yang mengharapkan syafaat Rasulullah kelak diakhirat nanti.

Selain itu, makna lainya adalah menggambarkan keberuntungan umat yang mampu menunaikan haji.

ADVERTISEMENT

Sehingga, dapat merasakan segarnya air zamzam, ziarah ke makam Nabi Muhammad, sholat subuh di Masjidil Haroom, dan sebagainya.

Berikut ini adalah lirik sholawat Shil Ya Nabi lengkap dengan terjemahannya:

صِلْ يَا نَبِي
Sil yaa…ya nabi… sil.. yanabi ..
(Mohon temui aku wahai Nabi)

كَيْ أَرٰى جَـمَالَكْ
Kai aro jamalak..2x
(Supaya aku dapat memandang wajahmu yang indah)

اِشْفَعْ يَا نَبِي بِمَدْحِيْ اِلَيْك
Isfa’ ya nabi Bi mad qhilaik ….4x
(Berilah aku syafaat dengan berkat pujianku kepadamu)

صِلْ يَا نَبِي
Sil ya nabi… Sil yaa… ya nabi… sil.. yanabi ..
(Mohon temui aku wahai Nabi)

كُلُّ مَنْ حَـجَّ وِ زَارَ جَنَابَكْ رَسُوْلَ اللهْ حَبِيْبَ اللهْ
Kullu man hajjawi dzaaro janaabak rosulullah habiiballah
(Setiap orang yang berhaji dan ziarah ke makammu Wahai Utusan Allah kekasih Allah)

وَجَبَتْ ( يَا نَبِي ) شَفَاعَتُهْ عَلَيْه
Wajabat (ya nabii) syafaatuh ‘alaiya
(Maka ia pasti dapat syafaatmu)

حَـجُّوْا وَلَبُّوْا زَارُوا الْـحَرَامْ
Habbuu walabbu dzaarul haroom
(Mereka berhaji dan berkunjung ke baitul haram)

وَنَادُوْا لَبَّيْكَ اللهُ اَكْبَرْ
Wanadu labaikallohu akbar
(Mereka bertalbiyah dengan mengucap labbaikallah)

يَاهَنَانَا يَامُنَانَا
Yaa hanannaa ya munannaa
(Alangkah beruntungnya)

مَنْ ذَاقَ زَمْزَمْ وَصَلَّى اْلفَجْرَ وَكَبَّرْ
Man dzaaku zamzam wa shollal fajro wakabbar
(Orang yang pernah merasakan air Zamzam serta sholat Subuh di sana)

يَا نَبِيْنَا الْهَادِي الْعَدْنَانِ * يَا سِرَّ نُوْرِ الْأَكْوَانِ
Ya nabi nal hadil adnani, Ya siro nuriil akwani 2x
(Wahai Nabi kami sang pembimbing menuju surga, Wahai Rahasia Cahaya Alam Semesta)

أَعْطِفْ عَلَيَّ وَارْعَانِيْ * بِمَا أَتٰى فِي الْقُرْأٰنِ
Atif ‘alai ya war ‘anii… 2x , Bima ata fi qur’ani 2x
(Kasihanilah dan peliharalah kami, sesuai dengan apa yang sudah diwahyukan dalam Alquran)

حَبِيْبِيْ يَا أَبَى الزَّهْرَاءْ * أَرْجُوْا أَحْظٰى مِنْكَ بِنَظْرَةْ
Habibi ya aba zahroo… Arju ah dzo mingka bina dzoroh 2x
(Wahai kekasihku, Ayah Sayyidah Fathimah, ku berharap keistimewaan darimu yakni memandangmu)

عَسَايَ أَحْظٰى بِالْبُشْرٰى * أَنَالُ مِنْكَ الْأَمَانِيْ
Asya ya ahdzo bilbusro’ 4x, Analu mingkal amanii 2x
(Semoga aku mendapat kabar gembira (setelah) aku selama ini membayangkan (kehadiran)mu)

مَالِيْ سِوَاكْ يَرْحَمْ حَالِيْ * يَا مُنٰى رُوْحِيْ وَأَمَالِيْ
Mali siwak yar ham khali khali, Ya muna ruu khi wa amali ..mali
(Tiada seorangpun selain engkau yang mengasihi keadaanku sekarang, Wahai harapan jiwa dan penantianku)

Demikian lirik sholawat Shil Ya Nabi, lengkap dengan tulisan Arab, latin, dan terjemahan bahasa Indonesianya.(*)

Penulis.

Published by

Recent Posts

Bahu Jalan Ambles, Warga Purwakarta Keluhkan Dampak Galian Kabel

KORAN MANDALA – Kondisi bahu dan badan jalan yang mengalami penurunan permukaan di sejumlah ruas…

26 menit ago

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

8 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

9 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

10 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

11 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

12 jam ago