Di balik jersey Maung Bandung, ada sosok muda yang menikmati kebisingan jalanan dan getaran mesin dua tak, yang memaknai riding bukan hanya sebagai hobi, tetapi juga sebagai bentuk pernyataan diri.
Sesampainya di Sabilulungan Dome, suasana meriah berlanjut dengan berbagai pertunjukan musik, lapak-lapak suku cadang klasik, hingga stan apparel bergaya retro.
Di tengah kerumunan itu, Zalnando tetap membaur, menjadi bagian dari pesta rakyat yang menghapus batas-batas antara suporter sepak bola, pecinta otomotif, dan pelaku budaya.
MODS MAYDAY 2025 bukan hanya sukses secara teknis, tetapi juga secara emosional. Ia menjadi bukti nyata bahwa Bandung masih menjadi rumah bagi budaya alternatif yang terus hidup dan berdenyut di setiap sudut kota.
Dan Zalnando, lewat kehadirannya turut menegaskan bahwa cinta pada Vespa, jaket parka, dan kebebasan berekspresi adalah milik semua orang termasuk mereka yang biasanya kita lihat berlari di tengah stadion, bukan di jalanan.***
