Bagi penggemar berat film pertama, karakter Arthur Fleck dalam sekuel ini terasa seperti kehilangan esensinya.
Tokoh Arthur yang seharusnya tampil lebih garang, seperti di film pertama, justru menjadi dramatis dan kurang menegangkan.
Tidak ada konflik besar yang melibatkan kekacauan atau aksi yang intens, yang selalu menjadi harapan penonton dari karakter Joker.
ADVERTISEMENT
Meskipun Lady Gaga memberikan penampilan yang memukau secara teatrikal, banyak penggemar yang merasa bahwa Harley Quinn dalam film ini tidak sesuai dengan ekspektasi.
Chemistry antara Arthur dan Harley memang menarik, namun tidak dapat mengangkat kelemahan cerita secara keseluruhan.
Satu-satunya hal yang patut diapresiasi dari Joker Folie à Deux adalah sinematografinya.
Visual yang tersaji benar-benar memukau, mulai dari angle kamera hingga pencahayaan yang megah.
Setiap adegan tergambarkan dengan sangat baik, menciptakan suasana sinematik yang memanjakan mata penonton.
KORAN MANDALA – Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota…
KORAN MANDALA –Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta segera memasuki babak pergantian kepemimpinan. Anne…
KORAN MANDALA –Dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kota Bandung menjadi sorotan…
KORAN MANDALA – Mengayuh becak selama berjam-jam bukan pekerjaan ringan, terlebih bagi pekerja yang usianya tak…
KORAN MANDALA – Kepedulian terhadap maraknya perundungan terhadap anak mendorong Kang Hertigol (52) seorang petugas…
KORAN MANDALA –Target Zero New Stunting atau nol kasus baru stunting di Kota Bandung menghadapi…