Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan Pegadaian dalam menerbitkan surat utang dengan total nilai Rp4,457 triliun atau setara US$278,5 juta. Instrumen tersebut terdiri atas Sukuk Mudharabah sebesar Rp1,752 triliun dan Social Bonds (Obligasi Sosial) senilai Rp1,940 triliun.
Gaya Hidup Investasi di Jantung Kota: Pegadaian Kanwil X Jabar Gelar Festival Tring! di PVJ Bandung
Transaksi ini bahkan mencatat kelebihan permintaan (oversubscribed), yang menunjukkan tingginya minat dan kepercayaan investor terhadap fundamental keuangan serta prospek bisnis perusahaan.
Direktur Keuangan & Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyebut penghargaan ini sebagai validasi atas komitmen perusahaan dalam menyelaraskan kinerja finansial dengan tanggung jawab sosial.
“Penghargaan ini merupakan pengakuan internasional atas komitmen Pegadaian dalam menghadirkan solusi pendanaan yang tidak hanya kuat secara finansial, tetapi juga memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Kami akan terus memperkuat peran Pegadaian sebagai katalisator inklusi keuangan dan motor pertumbuhan usaha mikro di Indonesia,” ujarnya.
Seluruh dana hasil penerbitan sukuk dan obligasi sosial tersebut dialokasikan untuk memperkuat pembiayaan sektor mikro dan UMKM. Langkah ini sejalan dengan misi perusahaan dalam mendorong inklusi keuangan serta mendukung target pembangunan berkelanjutan (SDGs) di Indonesia.
Keberhasilan strukturisasi dan distribusi instrumen ini turut didukung oleh sejumlah Joint Lead Underwriters (JLU), antara lain PT CIMB Sekuritas, PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT Indo Premier Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menilai capaian ini menjadi motivasi tambahan bagi jajaran di daerah untuk memastikan dana yang dihimpun benar-benar tersalurkan tepat sasaran.
“Pengakuan dunia atas Sukuk dan Social Bonds ini membuktikan tingginya kepercayaan investor global terhadap tata kelola Pegadaian. Bagi kami di Jawa Barat, prestasi ini menjadi dorongan untuk memberdayakan UMKM dan menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Ke depan, Pegadaian berkomitmen untuk terus berinovasi dalam pengembangan instrumen pendanaan berkelanjutan (sustainable finance), termasuk memperluas jangkauan pembiayaan berbasis syariah dan sosial guna memperkuat stabilitas ekonomi nasional.