ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Bluebird Group resmi menghadirkan 50 unit taksi listrik e-Bluebird di Kota Bandung sebagai bagian dari ekspansi layanan transportasi ramah lingkungan sekaligus penguatan armada menghadapi lonjakan mobilitas jelang Ramadan dan Lebaran.
Peluncuran armada berbasis BYD e6 ini menandai langkah lanjutan Bluebird dalam mendorong transisi kendaraan listrik di sektor transportasi publik, di tengah meningkatnya kebutuhan perjalanan masyarakat selama musim libur keagamaan.
General Manager Bluebird Group Bandung, Ken Edithya, mengatakan kehadiran e-Bluebird merupakan bagian dari transformasi layanan untuk menjawab perubahan pola mobilitas warga perkotaan.
ADVERTISEMENT
Bojan Hodak Soroti Start Buruk Persib Usai Dibantai Ratchaburi 3-0, Singgung Atmosfer Bandung
“Kami ingin menjawab kebutuhan mobilitas yang semakin dinamis, khususnya mendukung pengalaman perjalanan masyarakat Bandung yang lebih tenang selama bulan Ramadan, tanpa khawatir soal kemacetan dan parkir yang terbatas,” ujar Ken, Kamis (12/2/2026).
Menurutnya, kendaraan listrik menawarkan kenyamanan lebih dari sisi kebisingan dan efisiensi operasional, sekaligus mendukung komitmen perusahaan dalam mengurangi emisi karbon.
Bluebird telah memulai penggunaan kendaraan listrik sejak 2019 sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju transportasi berkelanjutan. Perusahaan menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca hingga 50 persen pada 2030.
Meski demikian, Ken mengakui bahwa adopsi kendaraan listrik tidak lepas dari tantangan, terutama dari sisi investasi awal yang relatif tinggi.
“Dari sisi perawatan memang lebih sederhana dibanding kendaraan konvensional, tetapi investasi awalnya cukup besar. Karena itu diperlukan dukungan ekosistem agar penetrasi kendaraan listrik bisa optimal,” katanya.
Tersedia di Titik Strategis Kota
Di Bandung, layanan e-Bluebird akan tersedia di sejumlah titik strategis, seperti Stasiun Bandung, Stasiun KCJB Padalarang dan Tegalluar, Mal Paris Van Java (PVJ), Paskal 23 Trans, Studio Mall Bandung, Summarecon Mall Bandung, serta Cititrans Dipati Ukur. Pemesanan juga dapat dilakukan melalui aplikasi MyBluebird maupun call center.
Kehadiran armada listrik ini beriringan dengan penguatan operasional Bluebird selama Ramadan dan Lebaran. Di Bandung, Bluebird mengoperasikan lebih dari 700 armada yang terdiri dari Bluebird, Goldenbird, Bigbird, dan Cititrans.
Selama Ramadan, layanan taksi umumnya meningkat untuk kebutuhan berbuka puasa, ziarah, dan silaturahmi. Sementara pada periode Lebaran, permintaan perjalanan antarkota dan arus balik diprediksi menjadi puncak layanan.
Data internal perusahaan mencatat, pada 2025 Bandung menjadi kota dengan pertumbuhan transaksi Bluebird tertinggi secara nasional, dengan kenaikan 37 persen dibandingkan periode sebelum Ramadan.
Dapat Dukungan Pemerintah
Langkah Bluebird tersebut mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Jabar, Agus Didik Suseno, menilai kehadiran armada listrik sejalan dengan upaya pemerintah meningkatkan kualitas transportasi sekaligus mengurangi emisi.
“Armada ini menjadi bagian dari solusi mobilitas harian masyarakat Bandung yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemerintah dan pelaku industri transportasi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara bertahap dan terukur,” ujarnya.
Sebagai kota wisata, Bandung dinilai membutuhkan sistem transportasi yang lebih tertata dan ramah lingkungan guna mendukung pertumbuhan sektor pariwisata sekaligus menekan kemacetan.
Ketua Tim Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Bandung, Andika Indra, menambahkan bahwa akses mobilitas yang andal menjadi faktor penting dalam menciptakan pengalaman wisata yang nyaman, terutama saat lonjakan kunjungan pada musim liburan dan Ramadan.
“Kehadiran taksi listrik mendukung Bandung sebagai tujuan wisata modern. Mobilitas yang andal penting untuk menjangkau destinasi budaya, kuliner, dan kawasan ekonomi kreatif,” katanya.
Momentum Transisi Transportasi Kota
Kehadiran 50 unit e-Bluebird di Bandung menjadi sinyal bahwa transformasi transportasi perkotaan menuju energi bersih mulai bergerak lebih nyata. Namun keberlanjutannya akan sangat ditentukan oleh kesiapan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta dukungan regulasi dan insentif.
Di tengah pertumbuhan mobilitas dan tekanan terhadap kualitas udara perkotaan, adopsi kendaraan listrik di sektor transportasi publik menjadi salah satu langkah strategis yang terus diuji efektivitasnya.
Bluebird berharap, ekspansi e-Bluebird tidak hanya memperkuat layanan jelang Ramadan dan Lebaran, tetapi juga menjadi bagian dari perubahan jangka panjang menuju sistem transportasi Bandung yang lebih ramah lingkungan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






