Ekonomi

SWASTAMITA 2025: Perpaduan Tradisi dan Modernitas dalam Rites Disrupted: Fragments of the Past

KORANMANDALA.COM –Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Telkom kembali menggelar pameran karya dan pagelaran busana tahunan bertajuk SWASTAMITA 2025.

Kegiatan yang memasuki tahun ke-8 ini diselenggarakan pada 18 Oktober 2024 di Cornerstone Paskal Hyper Square, Bandung, dengan mengusung tema “Rites Disrupted: Fragments of the Past.”

SWASTAMITA merupakan wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan karya kreatif dan proses pengembangan ide, karakter, serta eksplorasi visual yang mencerminkan identitas mereka sebagai desainer muda.

ADVERTISEMENT

PSBS vs Persib Bandung : Maung Bandung Pecundangi Badai Pasifik, Skor Akhir 0-3

Tahun ini, tema “Rites Disrupted” dipilih sebagai refleksi terhadap dinamika budaya di tengah arus modernisasi dan globalisasi.

Ketua Swastamita 2025 Jeng Oetari, tema tersebut bukan dimaknai sebagai bentuk penghancuran tradisi, melainkan sebagai upaya membangkitkan kembali nilai-nilai budaya melalui interpretasi yang relevan dengan zaman.

“Budaya dan wastra Nusantara dihadirkan bukan sekadar sebagai warisan masa lalu, tetapi sebagai elemen hidup yang terus berevolusi bersama perkembangan identitas dan estetika masa kini,” ujarnya.

Melalui pendekatan visual, material, dan naratif yang terinspirasi dari budaya Nusantara, SWASTAMITA berupaya mempertahankan keberlanjutan budaya dalam wujud yang lebih modern tanpa meninggalkan akar tradisinya.

SWASTAMITA 2025 menampilkan 110 desainer mahasiswa dari Program Studi Kriya Tekstil dan Fashion Universitas Telkom.

Mahasiswa angkatan 2021 mempersembahkan 8 koleksi final project yang terdiri dari 6 karya womenswear dan 2 karya menswear.

Mahasiswa angkatan 2022 menampilkan 102 karya dari mata kuliah Studio 7, terdiri dari 93 karya womenswear dan 9 karya menswear.

Selain itu, universitas rekanan turut berpartisipasi dengan menampilkan 5 karya womenswear dalam peragaan busana.

Dalam pelaksanaannya, SWASTAMITA juga melibatkan berbagai institusi pendidikan nasional dan internasional, seperti Universitas Kuala Lumpur Malaysia Italy Design Institute (UNIKL MIDI), Politeknik Ibrahim Sultan Malaysia, Chitkara University India, King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) Thailand, Sekolah Tinggi Desain Indonesia, Politeknik STTT Bandung, dan Universitas Muhammadiyah Bandung.

Sejumlah institusi yang tergabung dalam Asosiasi Program Studi Desain Mode Indonesia (IMODEA) juga turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Tahun ini, SWASTAMITA 2025 juga berkolaborasi dengan Bandung Design Biennale 2025 sebagai program partner, memperkuat posisi acara ini sebagai ajang penting dalam jaringan industri kreatif dan pendidikan desain di Asia Tenggara.

Pra-Event Edukatif dan Inspiratif

Sebelum acara utama, panitia menggelar serangkaian kegiatan pra-event yang bersifat edukatif dan interaktif, di antaranya:

Workshop Perfume Making: Scent & Soul bersama Paddy Perfume (6 September 2025)

Beauty Class: Bronze Glow Look with Instaperfect (25 Oktober 2025)

Webinar Internasional: Indigenous Crafted-Based Product in Contemporary Era, menghadirkan narasumber dari berbagai universitas ternama seperti Telkom University, Universiti Putra Malaysia, dan Universiti Teknologi MARA.

Rangkaian pra-event tersebut bertujuan memperluas wawasan dan keterampilan mahasiswa, sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat umum yang tertarik pada dunia fashion dan kriya.

Komitmen terhadap Industri Kreatif

Melalui SWASTAMITA, Universitas Telkom menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi kreatif mahasiswa sekaligus memperkuat kolaborasi antara dunia akademik, industri, dan komunitas internasional.

“Harapannya, kegiatan ini dapat terus mendukung semangat kolaborasi untuk memajukan industri kreatif nasional hingga ke tingkat global, serta memberikan dampak positif bagi berbagai pihak yang terlibat,” katanya

Koranmandala.com

Published by

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

28 menit ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

1 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

3 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

3 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

4 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

5 jam ago