Apa yang Memicu Kenaikan?
Meskipun kenaikan hanya sebesar Rp1.000, beberapa faktor ikut memengaruhi pergerakan harga emas:
-
Harga emas dunia menunjukkan tren penguatan yang terus diperhatikan pelaku pasar.
Bapanas Catat Harga Sejumlah Kebutuhan Pokok Turun
-
Ketidakpastian ekonomi global dan kondisi geopolitik menambah daya tarik emas sebagai safe haven.
-
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ikut berperan. Semakin melemahnya rupiah membuat harga emas di dalam negeri terdorong naik.
Implikasi untuk Investor & Masyarakat
-
Untuk investor emas jangka panjang, perubahan ini memperkuat alasan memilih emas sebagai diversifikasi portofolio.
-
Bagi konsumen yang berniat membeli emas batangan, momen kenaikan tipis bisa menjadi pertimbangan untuk membeli sebelum harga naik lebih besar.
-
Bagi yang ingin menjual kembali, memahami skema pajak sangat penting agar perhitungan bersih lebih akurat.
Harga emas antam naik tipis namun mencetak rekor baru pada 22 September 2025. Harga jual mencapai Rp2.123.000 per gram, sementara buyback sebesar Rp1.970.000 per gram.
Walau kenaikannya kecil, kondisi ini menarik perhatian banyak pihak karena dampak pajak dan potensi ke depan jika tren penguatan emas dunia terus berlanjut.*
