Edukasi

Magnesium dan Kualitas Tidur: Efektif atau Sekadar Tren?

KORAN MANDALA – Magnesium kerap dikaitkan dengan manfaat untuk membantu meningkatkan kualitas tidur. Namun, seberapa besar efektivitas mineral tersebut terhadap gangguan tidur masih menjadi pertanyaan.

Hal itu dibahas edukator sekaligus sleep coach Indonesia, Vishal Dasani, melalui unggahan video di akun Instagram miliknya. Ia menjelaskan efektivitas magnesium dengan mengacu pada hasil penelitian medis yang menggunakan metode randomized double-blind placebo-controlled trial dan dipublikasikan pada 2025.

Penelitian tersebut melibatkan 155 orang dewasa yang mengalami keluhan kualitas tidur buruk. Para peserta menjalani penelitian selama empat minggu dan dibagi menjadi dua kelompok.

ADVERTISEMENT

Kelompok pertama diberikan magnesium bisglycinate dengan kandungan 250 mg elemental magnesium per hari. Sementara kelompok lainnya menerima plasebo.

“Hasilnya bagaimana? Kedua kelompok sama-sama melaporkan perbaikan tidur. Skor Insomnia Severity Index pada kelompok magnesium membaik 3,9 poin, sedangkan kelompok placebo membaik 2,3 poin,” kata Vishal, dikutip Rabu (2/9/2026).

Berdasarkan hasil tersebut, kelompok yang mengonsumsi magnesium memang menunjukkan perbaikan kualitas tidur. Namun, perbedaan hasil dibandingkan kelompok plasebo relatif kecil, yakni sekitar 1,6 poin.

“Jadi, selisih perbaikan antara kedua kelompok hanya sekitar 1,6 poin. Perbedaan ini memang terdeteksi secara statistik, tetapi effect size-nya hanya 0,2, yang dalam penelitian dikategorikan sebagai efek kecil,” jelas dia.

Vishal juga mengingatkan adanya sejumlah keterbatasan dalam penelitian tersebut. Salah satunya, penilaian kualitas tidur dilakukan berdasarkan laporan mandiri para peserta dan tidak menggunakan pengukuran objektif secara medis.

Selain itu, analisis lanjutan dalam penelitian menunjukkan bahwa manfaat magnesium kemungkinan lebih terasa pada orang yang sejak awal mengalami kekurangan magnesium atau memiliki asupan magnesium yang rendah.

Karena itu, penggunaan suplemen magnesium tidak serta-merta dapat dianggap sebagai solusi untuk seluruh persoalan tidur.

“Namun, temuan ini masih perlu dikonfirmasi. Jadi, magnesium bisglycinate mungkin membantu sebagian orang, tetapi bukan merupakan solusi universal untuk semua masalah tidur,” pungkas Vishal.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

10 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

10 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

12 jam ago

“Belum Ada Capaian Bermakna”, Kritik Massa Bandung untuk Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…

12 jam ago

Mahasiswa Unpas Beri Rapor Merah Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA –  Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…

13 jam ago

TKW Purwakarta Meninggal di Qatar, Kisah Heroiknya Belum Terungkap

KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…

15 jam ago