ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Kebiasaan mengonsumsi minuman dingin saat berbuka puasa memang terasa menyegarkan setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Namun, sejumlah sumber kesehatan mengingatkan bahwa minum air es secara langsung saat perut kosong dapat memicu gangguan pencernaan hingga menurunkan kinerja lambung.
Melansir Oman Observer, konsumsi air dingin segera setelah berpuasa dapat menyebabkan penyempitan kapiler akibat kontraksi otot perut.
ADVERTISEMENT
Kondisi tersebut membuat aliran darah ke lambung dan usus berkurang sehingga penyerapan nutrisi, vitamin, dan mineral menjadi kurang optimal. Akibatnya, tubuh berisiko mengalami gangguan pencernaan seperti kolik, kontraksi lambung, hingga asam lambung meningkat.
Anak Laki Laki Diduga Hanyut Terbawa Arus Air Kali Cimanuk Garut
Hal senada juga disampaikan oleh platform kesehatan Halodoc. Dalam ulasan medis yang ditinjau dr. Fadhli Rizal Makarim, disebutkan bahwa berbuka dengan minuman es dapat membuat perut “kaget” karena lambung harus menyesuaikan suhu cairan yang masuk saat kondisi kosong.
“Meski terasa nikmat, berbuka puasa dengan es bisa menimbulkan berbagai masalah, seperti memicu kinerja lambung melambat dan menurunkan suhu tubuh,” tulisnya.
Selain memperlambat kerja lambung, minuman dingin juga dapat menimbulkan rasa kembung dan cepat kenyang sehingga nafsu makan menurun. Suhu tubuh yang sudah cenderung lebih rendah saat puasa juga dapat turun lebih jauh jika langsung mengonsumsi minuman es. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini bahkan dikaitkan dengan gangguan pencernaan, sakit kepala, hingga radang tenggorokan.
Bukan hanya itu, ada beberapa bahaya lainnya yang dapat terjadi jika kebiasaan ini terus dilakukan, antara lain:
1. Kinerja Lambung Melambat
Bukan hanya membuat kinerja lambung melambat, minuman dingin dapat membuat perut terasa kembung dan penuh. Hal ini dapat menyebabkan seseorang menjadi tidak memiliki nafsu makan. Maka dari itu, ada baiknya untuk berbuka puasa dengan air yang hangat ditemani dengan camilan manis yang menyehatkan, seperti kurma.
2. Menurunkan Suhu Tubuh
Saat berpuasa, suhu tubuh cenderung lebih rendah dibandingkan biasanya. Maka dari itu, mengonsumsi minuman dingin langsung saat berbuka dapat membuat suhu tubuh lebih rendah lagi. Bahaya buka puasa dengan es ini perlu benar-benar diperhatikan. Maka dari itu, ada baiknya berbuka dengan minuman hangat terlebih dahulu.
3. Berat Badan Naik
Seseorang yang ingin menjadikan bulan Ramadan momen yang tepat menurunkan berat badan sebaiknya tidak mengonsumsi es saat berbuka. Sebab, air dingin dapat membuat lemak di dalam darah membeku. Hal ini menyebabkan peredaran darah terganggu. Sehingga, proses pembakaran lemak menjadi sulit dilakukan dan alih-alih berat badan turun malah meningkat.
4. Menimbulkan beberapa Penyakit
Diketahui juga jika salah satu bahaya buka puasa dengan es adalah dapat menimbulkan beberapa penyakit. Salah satu yang paling umum adalah sakit kepala atau migrain. Bahkan, konsumsi air dingin dapat menyebabkan sakit kepala lebih sakit dari biasanya. Bukan hanya itu, kebiasaan buruk ini juga dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan pilek.
5. Mengganggu Proses Pencernaan
Perlu diketahui juga jika air es dapat menyebabkan penyempitan pada usus, sehingga proses pencernaan terganggu. Saat usus menyempit, perut dapat menjadi lebih buncit. Selain itu, kebiasan ini juga dapat menyebabkan pengecilan pada pembuluh darah dan membuat perut tidak nyaman.
Karena itu, para ahli menyarankan agar berbuka diawali dengan minuman hangat disertai makanan ringan sehat seperti kurma.
Dengan pola berbuka yang tepat, tubuh dapat kembali beradaptasi setelah puasa tanpa menimbulkan gangguan kesehatan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






