ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Bandung kembali menjadi magnet bagi para pencari ilmu. Program beasiswa LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) di beberapa kampus di Bandung resmi dibuka, pendaftaran tahap pertama pada 22 Januari 2026 dengan kuota nasional mencapai 5.750 awardee.
Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya, menandakan komitmen pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi.
Universitas ternama seperti Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Pajajaran (Unpad), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Telkom University, dan UIN Sunan Gunung Djati Bandung masuk dalam daftar kampus mitra LPDP.
ADVERTISEMENT
LPDP 2026 Resmi Dibuka: Ketika Beasiswa Negara Bergeser dari Pendidikan ke Dampak
Syarat umum tetap ketat: usia maksimal 35 tahun untuk magister dan 40 tahun untuk doktor, IPK minimal 3.00 (S2) atau 3.25 (S3), serta skor bahasa Inggris TOEFL ITP 500 atau IELTS 6.0.
Khusus pelamar di Bandung, LoA Unconditional dari kampus tujuan menjadi tiket wajib. LoA Unconditional (Letter of Acceptance Unconditional), yaitu surat penerimaan resmi dari universitas yang menyatakan bahwa calon mahasiswa sudah diterima tanpa syarat tambahan.
Program Studi Favorit di ITB dan Unpad
ITB masih menjadi primadona dengan program Teknik Elektro, Teknik Fisika, Biomanajemen, dan Bioteknologi.
Sementara Unpad menawarkan lebih dari 30 program magister, mulai dari Administrasi Publik hingga Farmasi, serta 15 program doktor.
LPDP menegaskan fokus pada bidang sains, teknik, dan sosial humaniora, sejalan dengan kebutuhan nasional.
Profesor Riset LIPI, Dr. Bambang Subiyanto, pernah menekankan pentingnya arah riset yang relevan dengan kebutuhan bangsa. “Beasiswa LPDP harus diarahkan untuk menghasilkan riset yang aplikatif, bukan sekadar akademik,” ujarnya dalam wawancara dengan wartawan
Fasilitas Kampus Bandung untuk Awardee
ITB meluncurkan program “Bara Bhakti Mentoring” yang dirancang untuk membimbing calon awardee. Workshop persiapan LoA, tips menulis esai, hingga simulasi wawancara menjadi menu utama. Komunitas awardee aktif turut mendukung, menciptakan ekosistem belajar yang solid.
Kampus-kampus Bandung menawarkan fasilitas unggulan. ITB dan Unpad memiliki laboratorium riset canggih, perpustakaan digital, asrama bersubsidi, serta pusat karir dengan akses magang industri.
UPI dan Telkom University menambah dukungan lewat komunitas awardee aktif dan dana tambahan untuk konferensi internasional.
Dengan fasilitas lengkap, mentoring intensif, dan dukungan komunitas, Bandung semakin mengukuhkan diri sebagai kota pendidikan, kota ini bukan sekadar destinasi akademik, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi muda mahasiswa yang siap membawa perubahan.
LPDP 2026: Ketika Negara Memilih Ilmu, dan Pertanyaan tentang Ekosistem
Awardee LPDP
Istilah awardee punya makna yang sederhana namun penuh kebanggaan. Dalam dunia beasiswa, khususnya beasiswa LPDP di kampus seputar Bandung, awardee adalah sebutan untuk mereka yang berhasil lolos seleksi dan resmi menerima pendanaan penuh.
Status ini menandai perjalanan baru: dari sekadar pelamar menjadi penerima yang dipercaya untuk menempuh pendidikan tinggi dengan dukungan negara.
Secara umum, kata awardee berasal dari bahasa Inggris yang berarti penerima penghargaan atau hadiah..
Dalam konteks LPDP, hadiah itu berupa kesempatan belajar di kampus terbaik (kampus dalam maupun di luar negeri), biaya kuliah, biaya hidup, dana penelitian, hingga dukungan konferensi internasional.
Di kampus-kampus Bandung, awardee LPDP biasanya tergabung dalam komunitas aktif. Mereka saling berbagi pengalaman, mengadakan mentoring, hingga membangun jaringan profesional.
Kehadiran komunitas ini membuat perjalanan akademik lebih ringan karena ada dukungan dari sesama penerima beasiswa.
Untuk detail resmi, langsung cek di laman LPDP Kemenkeu:
https://lpdp.kemenkeu.go.id/en/beasiswa/pendaftaran-beasiswa/
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






