ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Kejahatan digital kembali menyasar pelaku usaha kecil. Modus penipuan dengan menggunakan stiker QRIS palsu terungkap dan meresahkan para pedagang di Pujasera Telkom University, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung.
Peristiwa tersebut menjadi viral di media sosial Instagram pada Senin (13/10/2025). Dalam video yang beredar, terlihat stiker kode QR asli milik pedagang ditutupi oleh stiker QR palsu, sehingga uang hasil transaksi masuk ke rekening pelaku, bukan ke pedagang.
Berdasarkan informasi yang beredar, aksi pemalsuan QRIS itu diduga telah berlangsung sejak 30 September 2025. Akibatnya, sejumlah pedagang mengalami kerugian, meski dengan nominal yang berbeda-beda.
ADVERTISEMENT
Salah satu pedagang, Arya, pemilik Warung Rasa di Pujasera Telkom University, mengaku mengalami kerugian sekitar Rp15.000 akibat ulah pelaku.
“Kalau saya sih kerugiannya cuma Rp15.000, untungnya cepat ketahuan,” ujar Arya saat ditemui pada Selasa (14/10/2025).
Meski kerugiannya terbilang kecil, peristiwa ini menunjukkan ancaman serius terhadap keamanan transaksi digital, terutama bagi para pelaku usaha kecil yang mengandalkan pembayaran nontunai sehari-hari.
Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus penipuan digital. Para pedagang diimbau untuk rutin memeriksa keaslian stiker QRIS yang mereka gunakan.
Diharapkan, pihak kepolisian dan pengelola kawasan dapat segera menindaklanjuti kasus tersebut agar keamanan bertransaksi di lingkungan kampus kembali terjaga.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






