ADVERTISEMENT
Seiring waktu, populasi manusia mulai menyebar ke berbagai belahan dunia, terutama ke wilayah Afrika.
Wilayah tersebut terjadi mutasi genetik yang menyebabkan mayoritas manusia memiliki warna kulit gelap, sebagai bentuk adaptasi terhadap lingkungan yang kaya akan sinar matahari.
Ketika manusia bermigrasi dan menetap di wilayah-wilayah dengan iklim dan intensitas cahaya matahari yang berbeda, variasi warna kulit pun mulai terbentuk.
ADVERTISEMENT
Saddil Ramdani Ungkap Pujian dan Rasa Bangganya Bergabung Persib Bandung
Faktor genetik yang berperan besar dalam menentukan warna kulit adalah enzim tyrosinase.
Enzim ini juga memengaruhi warna rambut dan mata.
Warna kulit seseorang merupakan kombinasi genetik dari kedua orang tuanya.
Jika salah satu orang tua berkulit gelap dan lainnya berkulit terang, maka kemungkinan besar anaknya memiliki warna kulit medium.
Dalam beberapa kasus, gen dari salah satu pihak bisa lebih dominan, sehingga warna kulit anak cenderung mengikuti orang tua yang dominan tersebut.
Faktor kedua adalah paparan sinar matahari.
Sinar UV dari matahari dapat merangsang produksi melanin, zat pigmen yang memberikan warna pada kulit.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






