Sinyal lain yang ia rasakan adalah munculnya rasa kesal tanpa alasan jelas.

Memahami sinyal ini membutuhkan refleksi diri yang jujur dan terbuka.

Langkah selanjutnya adalah mencari aktivitas yang memberikan rasa “flow”.

Flow adalah kondisi di mana kita benar-benar hadir dan fokus dalam suatu aktivitas, seperti membaca, menjahit, atau bahkan berkebun.

Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran dan mengalihkan fokus dari beban yang menumpuk.

Terakhir, yang tidak kalah penting adalah membuat rencana aksi.

Ketika datang dari rasa kehilangan kontrol, ia merasa terbantu dengan menyusun langkah-langkah konkret.

Misalnya, menjadwalkan olahraga esok hari atau menyusun to-do list sederhana.

Tindakan kecil ini memberikannya kembali rasa kendali, yang sering kali mampu meredakan tekanan secara signifikan.

Dunia memang bisa terasa berat, tetapi mengenali sinyal tubuh, mencari aktivitas yang menenangkan, serta menyusun rencana konkret bisa menjadi langkah awal untuk mengelola stres secara sehat.

Itulah cara kelola stres ala . ***

1 2

Penulis.

Exit mobile version