Edukasi

Ahli Indonesia dan Tiongkok Bahas Pengobatan Tradisional Bantu Pulihkan Ibu Pascapersalinan

Koran Mandala – Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Sedunia (15 Mei) dan Hari Jamu Nasional (27 Mei), Perkumpulan Gooyoobs Budaya Indonesia menggelar webinar internasional bertajuk “Strategi Pengobatan Tradisional Tiongkok dan Kearifan Lokal Indonesia dalam Menyikapi Retensi Urin Pasca Persalinan”. Acara yang dilangsungkan secara daring melalui Zoom pada Selasa, 27 Mei 2025 ini diikuti lebih dari 100 peserta lintas instansi dan negara.

Webinar ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan ibu pascapersalinan, khususnya terkait retensi urin — sebuah kondisi yang sering diabaikan, namun berdampak besar terhadap kualitas hidup ibu dan stabilitas keluarga.

Cocok Mengisi Hari Libur! “Catatan Harian Menantu Sinting”: Drama Keluarga dengan Sentuhan Komedi

ADVERTISEMENT

Kegiatan dibuka dengan pemutaran video perjalanan aksi edukasi Gooyoobs selama pandemi COVID-19 dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia, serta dokumentasi Batch 1 Lada Putih – Muhibah Budaya Jalur Rempah 2024 bersama Kementerian Kebudayaan. Video juga menampilkan kontribusi kampus Institut Nalanda, serta pengenalan tata cara terapi moksibusi.

Acara dipandu oleh Delfi Vijja Paramita, B.A., CHC, CDC® yang juga bertindak sebagai penerjemah. Sambutan disampaikan oleh Kepala Program Studi Dharma Usada Institut Nalanda, R.M. Alfian, S.Tr.Kes., S.T., S.Ud., B.Med., M.Si., serta Wakil Rektor III Institut Teknologi dan Kesehatan Aspirasi, Muhammad Junaedi, M.Kes.

Sesi pertama dibawakan oleh Dr. Lismin Ling, Ph.D., praktisi akupunktur bersertifikat dan pimpinan Klinik TCM “Pusat Pengobatan Natural”. Ia membahas integrasi pengobatan tradisional Tiongkok dengan kearifan lokal Indonesia untuk menangani retensi urin pascapersalinan secara holistik.

Sesi kedua diisi oleh Dr. Huang Biao, Ph.D., dosen di Jiangxi University of TCM dan praktisi rumah sakit afiliasi di China, yang memaparkan teknik moksibusi dalam pengobatan Tiongkok serta manfaatnya bagi pemulihan ibu pascamelahirkan.

Acara ini menjadi jembatan antara dunia akademik, praktik kesehatan tradisional, dan budaya lintas negara. Menurut penyelenggara, kolaborasi ini diharapkan bisa menjadi model pelayanan kesehatan ibu yang lebih berkelanjutan, manusiawi, dan berbasis budaya.

Sebagai penutup, dilakukan penyerahan sertifikat secara simbolis oleh Dr. Naufal Kurniawan, S.Ag., M.Ag., C.I.P., C.EML., selaku perwakilan tim founder Gooyoobs Budaya Indonesia kepada para narasumber, disertai ucapan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang menyukseskan kegiatan ini.

Menyajikan berita dan konten-konten yang menarik tapi berkualitas dengan bahasa yang lugas. Menuju Indonesia lebih baik.

Published by
Tags: Headline

Recent Posts

Penyewaan Mobil Listrik, Alternatif Kendaraan untuk Perjalanan Nyaman dan Hemat

KORAN MANDALA – Penyewaan mobil listrik menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakan kendaraan…

5 menit ago

Anggaran Perbaikan Darurat Pasar Andir Bayongbong Garut Mencapai Rp.1,5 Miliar

KORAN MANDALA –Pasar Andir Bayongbong Garut setelah terjadi kebakaran beberapa hari lalu,Pemerintah daerah kabupaten Garut…

58 menit ago

Persib Tumbang di Menit Akhir, Igor Tolic: Satu Kesalahan Jadi Petaka

KORAN MANDALA –Kekalahan Persib Bandung dari Madura United meninggalkan pekerjaan rumah besar bagi Maung Bandung.…

2 jam ago

Menteri HAM Natalius Pigai Puncaki Survei Menteri Terburuk Kabinet Prabowo-Gibran

KORAN MANDALA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai dan Menteri Agraria dan Tata…

12 jam ago

Gol Menit Akhir Mitkov Bikin Persib Tersungkur di Markas Madura

KORAN MANDALA –Persib Bandung harus pulang tanpa poin setelah kalah 0-1 dari Madura United pada…

13 jam ago

Aksi Kamisan Cimahi Jadi Ruang Kritik dan Aspirasi Warga

KORAN MANDALA – Aksi Kamisan Cimahi jilid kedua digelar di Alun-Alun Kota Cimahi, Kamis (22/10/2026).…

14 jam ago