Keempat, temukan metode belajar yang sesuai dengan gaya belajar masing-masing.
Apakah kalian seorang pembelajar visual, auditori, atau kinestetik?
Menyesuaikan metode belajar dengan preferensi pribadi akan membuat proses belajar lebih menyenangkan dan efektif.
Sujana: Pemain Datang Pergi Biasa, yang Penting Jangan Kagok Main di Persib!
Kelima, kelilingi diri dengan lingkungan yang positif.
Lingkungan yang mendukung, seperti teman-teman yang rajin dan produktif, dapat memengaruhi semangat dan konsistensi belajar kita secara signifikan.
Keenam, ingat kembali alasan kalian memulai.
Ketika rasa malas datang, tanyakan pada diri sendiri, “Apakah ini sejalan dengan impian saya? Apakah ini membahagiakan orang tua saya?”
Refleksi tersebut dapat menjadi bahan bakar untuk kembali semangat.
Sebagai bonus, ia memperkenalkan metode Feynman, yaitu menjelaskan materi yang kalian pelajari kepada orang lain dengan bahasa yang sederhana.
Jika kalian bisa mengajarkan konsep sulit kepada anak kecil, maka itu tandanya telah benar-benar menguasai materi tersebut.
Itulah tips belajar efektif dan efisien dari Parama Suteja. ***
