Penelitian ini menganalisis kebiasaan konsumsi kopi pada 40.725 orang dewasa dan menemukan dua pola utama, yaitu tipe individu yang mengonsumsi kopi di pagi hari (36 persen) dan mereka yang minum kopi sepanjang hari (14 persen).
Setelah pemantauan selama 10 tahun, peminum kopi pagi memiliki risiko yang jauh lebih rendah terhadap kematian.
karena semua penyebab dan kematian akibat penyakit jantung jika dengan mereka yang tidak mengonsumsi kopi.
ADVERTISEMENT
Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang lebih tinggi terkait dengan risiko kematian karena semua penyebab yang lebih rendah pada tipe peminum kopi di pagi hari.
Namun, keuntungan tersebut tidak akan terasa oleh mereka yang minum kopi sepanjang hari.
Selain memperhatikan jadwal minum kopi, sangat penting untuk mengatur konsumsi kopi agar tidak mengakibatkan asupan kafein yang berlebihan yang dapat mempengaruhi kesehatan secara negatif.
Kafein dapat memicu peningkatan detak jantung, palpitasi, hipertensi, sulit tidur, kecemasan dan kerisauan, serta gangguan pencernaan.
Asupan kafein yang dianggap aman untuk orang dewasa yang sehat adalah hingga 400 miligram atau setara dengan empat cangkir kopi yang diseduh dalam sehari.***
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…
KORAN MANDALA – Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota…
KORAN MANDALA –Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta segera memasuki babak pergantian kepemimpinan. Anne…
KORAN MANDALA –Dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kota Bandung menjadi sorotan…