Nikotin sebagai stimulan juga membuat perokok mengalami kesulitan tidur di malam hari.
Merokok berhubungan dengan gangguan tidur serta parasomnia.
Kebiasaan merokok meningkatkan level karbon monoksida dalam darah dan berdampak pada oksigenasi.
ADVERTISEMENT
Pundit Belanda Kritik Pedas Kebijakan Naturalisasi PSSI: Ada Proyek dari Seorang Menteri Ambisius
Sebagai akibatnya, individu yang ketergantungan pada rokok akan menghadapi masalah memori dalam jangka panjang.
Di samping itu, individu yang mengalami skizofrenia (gangguan mental serius yang berdampak pada perilaku, emosi, dan komunikasi) biasanya memiliki kecenderungan untuk merokok berlebihan.
Merokok yang meningkatkan konsentrasi juga hanya sebuah mitos.
Mitos ini sering dijadikan alasan untuk merokok ketika merasa konsentrasi menurun.
Namun, merokok secara berlebihan juga dapat berpengaruh pada kesulitan dalam berkonsentrasi.***
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…
KORAN MANDALA – Ratusan massa gabungan mahasiswa, komunitas, dan warga bergerak menuju Simpang Lima, Kota…
KORAN MANDALA –Kursi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purwakarta segera memasuki babak pergantian kepemimpinan. Anne…
KORAN MANDALA –Dugaan kekerasan seksual terhadap anak berusia 3 tahun di Kota Bandung menjadi sorotan…