Daerah

Pasutri di Bogor Sukses Ciptakan Mainan Edukatif, dari Ide Sederhana ke Pelopor Industri Lokal

KORANMANDALA.COM – Graha Mainan, produsen dan supplier mainan edukatif yang berlokasi di Jl. KH. R. Abdullah Bin Nuh, Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, telah membuktikan diri sebagai salah satu pelopor industri mainan edukatif di Indonesia.

Muhamad Yoyok Ikhsan, Komisaris Brand Omocha Toys, menceritakan perjalanan inspiratif dari awal berdirinya usaha ini.

“Awal mulanya istri saya, Bu Yuni, pada tahun 2007, mencari kerja ke mana-mana tidak dapat. Akhirnya, dia berkeinginan untuk punya usaha sendiri. Mulai dari aksesoris kulkas berbahan kain perca yang dijual dengan harga dua ribu hingga lima ribu rupiah, dan dipasarkan melalui tetangga,” jelas Muhamad Yoyok Ikhsan, Minggu 16 Juni 2024.

ADVERTISEMENT

Kesempatan besar datang ketika mereka menemukan peluang di salah satu tabloid ternama di Indonesia.

“Kami memulai jualan mainan edukatif di acara pameran mesjid dekat rumah. Kemudian, kami mencoba berjualan di Yasmin, Kota Bogor, setiap akhir pekan. Inspirasi untuk mainan edukatif ini berasal dari orang Jepang yang kembali ke Indonesia dan memberi mainan tersebut kepada anak saya,” tambahnya.

Perjalanan tidak selalu mulus. Setelah mencoba berbagai cara, termasuk menyewa toko dan mencari supplier lain, mereka memutuskan untuk memproduksi sendiri mainan edukatif pada tahun 2008.

“Dengan hanya tiga alat produksi awal, serutan kayu, bor, dan mesin belah, kami memulai workshop kecil-kecilan,” ujar Yoyok.

Meskipun menghadapi banyak tantangan, Yoyok dan timnya berhasil mengembangkan produk pertama mereka, mainan basic shape untuk pengenalan bentuk.

“Dengan bantuan pekerja lokal, kami mulai memproduksi mainan edukatif. Meskipun awalnya mereka bukan dari bidang tersebut, kami akhirnya menemukan orang-orang ahli yang membantu melancarkan produksi,” ungkapnya.

Graha Mainan menggunakan kayu pinus dan berbagai jenis kayu lainnya untuk memproduksi mainan edukatif yang dijual mulai dari dua puluh tujuh ribu lima ratus rupiah hingga dua juta rupiah untuk mainan edukasi balok. Pemasaran produk mereka mencakup sekolah-sekolah PAUD, TK, ibu rumah tangga, reseller grosir, hingga perusahaan besar seperti BUMN PLN Persero dan pabrik susu.

Page: 1 2

Kontributor di Koran Mandala

Published by
Tags: Bogorpasutri

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

31 menit ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

2 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

3 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

3 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

4 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

6 jam ago