Geger di Sukabumi, Anak Menghilangkan Nyawa Ibu Kandung Gegara Tidak Dibelikan Sepeda Motor!

KORANMANDALA.COM – Seorang anak tega membunuh ibu kandungnya hanya karena tidak dibelikan sepeda motor.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Cilandak, Desa Sekarsari, Kecamatan Kalibunder, Kabupaten Sukabumi, Selasa (14/5/2024).

Informasi yang dihimpun, korban bernama Inas (43) yang tewas bersimbah darah usai ditusuk oleh anaknya, Rahmat als Herang (26) dengan menggunakan senjata tajam jenis garpu yang biasa digunakan untuk menggarap tanah pertanian.

ADVERTISEMENT

“Iya, bunuh ibu kandung gegara hayang (ingin) motor. Dibunuhnya ku garpu, ditusuk leher sareng (sama) kepalanya, garpu untuk menggali tanah bukan untuk makan,” ujar warga sekitar Dedi Codri kepada Koranmandala.com.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, kejadian pembunuhan tersebut baru diketahui pada waktu subuh, meskipun insiden tersebut diduga terjadi sejak sore hari sebelumnya. Setelah diketahui, warga lalu melaporkan kejadian tersebut ke Koramil dan Polsek.

Salah satu saksi, Pahrudin (32) yang merupakan paman korban mengatakan, sekitar pukul 04.00 WIB, pelaku datang ke rumahnya kemudian menyodorkan uang sejumlah Rp330.000 meminta dirinya untuk dibunuh.

“Saat itu pelaku datang dan bilang, mang tolong bunuh saya karena saya sudah membunuh ibu saya. Namun pada saat itu tidak saya hiraukan, tapi karena penasaran, saya datangi rumah korban, untuk memastikan keadaan,” ujar Pahrudin.

Saat tiba rumah korban, lanjut Pahrudin, terlihat jasad korban dalam posisi terlentang di dalam kamar dengan kondisi bersimbah darah dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.

Sementara itu, Kapolsek Kalibunder, Iptu Taufik Hadian, mengatakan korban meninggal dunia akibat luka tusukan benda tajam (garpu untuk menggarap tanah) pada bagian leher dan muka. Pelaku sendiri sudah diamankan di Mapolres Sukabumi.

“Untuk motif dari perbuatan pelaku masih dalam proses penyelidikan petugas Kepolisian. Perkembangan terakhir korban sudah dibawa ke RSUD Syamsuddin SH Kota Sukabumi guna keperluan autopsi,” ujar Taufik. (awan)***

Kontributor Koran Mandala

Published by
Tags: Sukabumi

Recent Posts

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

1 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

3 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

4 jam ago

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

14 jam ago

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Warga Pertanyakan Prioritas Anggaran Negara

KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

14 jam ago

Viral Pukul Spion Mobil Rabbani, Pria di Cihampelas Jadi Tersangka

KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…

16 jam ago