Selanjutnya, Nina juga meminta kepada BBWS untuk menambah debit air di BT 15 ke kondisi normal agar air bisa sampai barat dan utara.
Untuk mengatasi permasalahan irigasi dan masalah pertanian lainnya, Bupati Nina juga meminta kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) untuk membentuk Satgas di wilayah-wilayah irigasi.
“Untuk mengatasi keadaan sementara, kami siapkan pompa air untuk dipinjamkan kepada petani Desa Karangasem Kecamatan Terisi karena sumber air mereka berasal dari irigasi Sumur Watu,” kata Nina yang disambut antusias para petani.
ADVERTISEMENT
Nina menambahkan, masalah irigasi ini harus menjadi perhatian serius oleh semua pihak. Pasalnya Kabupaten Indramayu menjadi daerah yang diberikan amanat oleh pemerintah pusat sebagai lumbung padi nasional sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional.
“Kita berharap permasalahan pertanian ini secara bertahap terus kita selesaikan. Semoga petani Indramayu menjadi lebih sejahtera dan bermartabat,” tegas Nina. (Chs)
Page: 1 2
KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…
KORAN MANDALA – Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…
KORAN MANDALA – Aksi premanisme dan pemerasan yang sempat meresahkan pengguna jalan serta viral di…
KORAN MANDALA – Ratusan massa dari berbagai elemen mahasiswa, komunitas, dan warga menggelar aksi evaluasi…
KORAN MANDALA – Mahasiswa Universitas Pasundan (Unpas) memberikan rapor merah terhadap dua tahun kepemimpinan Presiden…
KORAN MANDALA –Kabar duka datang dari Qatar. Rasem binti Salim, pekerja migran asal Kampung Cibendasari,…