KORAN MANDALA –Pencurian bawang merah dari sebuah gudang penyimpanan milik warga di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, diduga berlangsung hingga delapan kali.
Polisi kini mengamankan tiga pemuda yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Ketiga pemuda berinisial AH (19), PM (18), dan AS (20) itu berasal dari Kecamatan Wanaraja. Mereka diamankan jajaran Polsek Wanaraja, Polres Garut, setelah polisi menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan pencurian di Kampung Panyingkiran, Desa Sukamenak.
ADVERTISEMENT
Anggaran Perbaikan Darurat Pasar Andir Bayongbong Garut Mencapai Rp.1,5 Miliar
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, pencurian diduga dilakukan sejak awal September hingga 19 Oktober 2026.
Dalam rentang waktu tersebut, bawang merah yang dilaporkan hilang mencapai sekitar lima kuintal atau 500 kilogram.
Kasus ini terungkap setelah polisi menerima laporan informasi dari masyarakat, kemudian melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas turut menyita sejumlah barang bukti, di antaranya dua karung plastik berwarna putih berisi sekitar 100 kilogram bawang merah, tiga unit sepeda motor, serta satu unit telepon genggam merek Realme berwarna biru.
Kapolsek Wanaraja, AKP Patri Arsono, S.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut dari informasi masyarakat yang dikembangkan melalui penyelidikan oleh anggotanya.
Polisi juga telah mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa para terduga pelaku, serta mengamankan barang bukti yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Kapolsek mengapresiasi masyarakat yang telah memberikan informasi kepada kepolisian.
Ia sekaligus mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak pencurian dan segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
Pengungkapan kasus ini menjadi perhatian bagi pemilik gudang dan pelaku usaha penyimpanan hasil pertanian agar memperketat pengawasan terhadap barang yang disimpan.
Hingga kini, proses hukum terhadap ketiga terduga pelaku menjadi bagian dari penanganan perkara oleh kepolisian.
Polisi masih perlu memastikan rangkaian kejadian, peran masing-masing terduga pelaku, serta total kerugian berdasarkan hasil penyidikan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






