ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA –Ancaman saluran air tersumbat menjadi perhatian warga Kampung Gandasoli, RT 17/RW 06, Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta.
Warga bersama aparatur pemerintah, TNI dan Polri turun membersihkan saluran air serta sejumlah titik lingkungan yang berpotensi menjadi tempat penumpukan sampah, Selasa (6/10/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah sampah dan material lainnya menghambat aliran air. Kondisi saluran yang tidak terawat berpotensi menimbulkan persoalan ketika hujan turun dengan intensitas tinggi, terutama jika air tidak dapat mengalir dengan baik.
ADVERTISEMENT
Warga pun tidak hanya membersihkan permukaan lingkungan, tetapi mengangkat sampah dan material yang berada di jalur aliran air. Pembersihan dilakukan menggunakan peralatan sederhana secara bersama-sama.
Bagi masyarakat setempat, persoalan saluran air tidak bisa hanya ditangani ketika terjadi genangan. Pemeliharaan lingkungan secara rutin diperlukan agar saluran tetap berfungsi dan sampah tidak kembali menumpuk.
Bhabinkamtibmas Desa Babakan Aiptu Ono Kartono dan Bhabinsa Desa Babakan Sertu Aris turut terlibat dalam kegiatan tersebut bersama aparatur Kecamatan Wanayasa dan warga.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga kondisi lingkungan, khususnya kawasan permukiman.
“Lingkungan yang bersih dan aman tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat, bersama pemerintah, TNI dan Polri,” ujar Tini.
Menurutnya, kegiatan membersihkan lingkungan seharusnya tidak berhenti pada kegiatan sesaat. Kesadaran warga untuk menjaga saluran air dan tidak membuang sampah sembarangan perlu dipertahankan agar persoalan yang sama tidak kembali terjadi.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat terus menjaga kebersihan setelah kegiatan ini. Gotong royong bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan, tetapi menjadi kebiasaan bersama,” katanya.
Pembersihan saluran air di Kampung Gandasoli menjadi langkah preventif warga menghadapi potensi gangguan lingkungan saat hujan.
Namun, keberlanjutan pemeliharaan tetap menjadi kunci agar saluran tidak kembali tersumbat dan fungsi drainase di kawasan permukiman tetap berjalan.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






