KORAN MANDALA – Yayasan Merah Putih Harapan Baru bersama Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Run For Tasik 2026 dengan target penggalangan dana sebesar Rp165 juta.
Dana tersebut akan diarahkan untuk mendukung penanganan sampah dan sejumlah program lingkungan di Kota Tasikmalaya.
Kegiatan Road to Tasik Charity Run (Run For Tasik) 2026 itu mengusung tema “Jaga yang Menjaga”. Peluncuran kegiatan dilakukan melalui konferensi pers di Aula Bale Kota Tasikmalaya.
Ketua Pelaksana Charity Run For Tasikmalaya, Galih Rakasiwi, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi sarana untuk menggalang dukungan terhadap persoalan lingkungan, khususnya sampah.
“Melalui ajang ini, kami ingin mengajak masyarakat luas untuk bersama-sama peduli terhadap persoalan lingkungan, khususnya penanganan sampah di Kota Tasikmalaya, sekaligus mengapresiasi para pejuang lingkungan yang selama ini konsisten menjaga kebersihan kota kita,” ujar Galih.
Pendaftaran peserta Run For Tasik 2026 dibuka pada 3-10 Oktober 2026. Sementara pelaksanaan utama atau main event dijadwalkan berlangsung pada 26-27 Desember 2026.
Ajang tersebut menargetkan 115 pelari melalui kategori Ultra Route sepanjang 50,26 kilometer dengan elevasi ascent 258 meter. Rute lari akan melintasi sejumlah titik di Kota Tasikmalaya.
Target Rp165 juta tersebut dihimpun melalui tiga kategori partisipasi. Kategori 50K Solo menargetkan 25 peserta dengan target donasi Rp2 juta per orang.
Kemudian, kategori 50K Relay 2 menargetkan 25 tim atau 50 peserta dengan target donasi Rp3 juta per tim. Sementara kategori 50K Relay 4 menargetkan 25 tim dengan total 40 peserta dan target donasi Rp4 juta per tim.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Tasikmalaya, Hanafi, mengatakan penanganan sampah membutuhkan keterlibatan pemerintah dan masyarakat.
“Pemerintah Kota Tasikmalaya mengapresiasi inisiatif Yayasan Merah Putih Harapan Baru melalui Run For Tasik 2026. Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen kami dalam mengoptimalkan pengelolaan lingkungan hidup dan penanganan sampah,” kata Hanafi.
Dana yang terkumpul dari pelari dan donatur akan disalurkan untuk empat program lingkungan. Keempatnya meliputi kesejahteraan pejuang lingkungan, pembangunan bak sampah di titik-titik krusial, optimalisasi bank sampah, serta penerapan konsep environmentally green event.
Run For Tasik 2026 diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk mendukung penanganan sampah melalui penggalangan dana sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan Kota Tasikmalaya.
