KORAN MANDALA – Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menggelar kegiatan Subuh Keliling di Masjid Miftahul Khoer, Dusun Karangsari, Desa Sidamulih, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, Jumat (25/9/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 04.00 WIB itu diikuti Wakapolres Pangandaran Kompol Glatiko Nagiewanto, Kapolsek Sidamulih Iptu Nurjaman, personel Polres Pangandaran dan Polsek Sidamulih, serta warga setempat.
Usai salat Subuh berjamaah, Kapolres berdialog dengan jamaah dan menyampaikan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Menurut Ikrar, kegiatan Subuh Keliling dan Jumat Keliling menjadi salah satu sarana kepolisian untuk bertemu langsung dengan masyarakat sekaligus menyerap informasi mengenai situasi kamtibmas di wilayah.
“Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Diperlukan kolaborasi dan sinergi dari seluruh elemen masyarakat agar situasi kamtibmas, khususnya di wilayah Kecamatan Sidamulih dan Kabupaten Pangandaran secara umum, tetap aman dan kondusif,” ujar Ikrar.
Ia juga meminta masyarakat tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya gangguan keamanan maupun persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban di lingkungan sekitar.
Laporan dapat disampaikan melalui Bhabinkamtibmas di masing-masing desa, secara langsung kepada kepolisian, maupun melalui layanan darurat 110.
“Apabila masyarakat menemukan atau mengetahui adanya gangguan kamtibmas, segera hubungi layanan Kepolisian di nomor 110. Layanan ini dapat diakses secara gratis tanpa pulsa dan setiap laporan akan segera kami tindak lanjuti sesuai kebutuhan di lapangan,” katanya.
Selain menyampaikan imbauan kamtibmas, kegiatan tersebut diisi dialog dan ramah tamah bersama jamaah. Kapolres memanfaatkan pertemuan itu untuk membangun komunikasi langsung dengan warga.
Kegiatan berakhir sekitar pukul 05.15 WIB. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pangandaran mendorong komunikasi antara kepolisian dan masyarakat tidak hanya dilakukan ketika terjadi persoalan keamanan, tetapi juga melalui pertemuan langsung di tengah lingkungan warga.
