ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA – Jalan warga di Kampung Cibeureum, Desa Sumurugul, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, yang terdampak longsor mulai dibangun kembali.
Namun, proses pemulihan akses tersebut tetap diwarnai kewaspadaan terhadap potensi pergerakan tanah dan longsor susulan.
Pembangunan jalan dilakukan untuk memulihkan akses masyarakat yang terganggu akibat bencana. Di tengah pengerjaan, kondisi medan di sekitar lokasi masih berisiko sehingga warga maupun pekerja diminta tidak mengabaikan faktor keselamatan.
ADVERTISEMENT
Tawuran Remaja Marak di Purwakarta, DPRD Tegaskan Tak Akan Lindungi Pelaku Bersenjata Tajam
Bhabinkamtibmas Desa Sumurugul Polsek Wanayasa, Aiptu Enday, memantau langsung aktivitas pembangunan jalan di Kampung Cibeureum RT 07/03, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 10.50 WIB.
Selain memantau proses pembangunan, Enday menyambangi warga di sekitar lokasi untuk menyampaikan imbauan agar tidak melakukan aktivitas di area yang dinilai rawan.
Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam melalui Kasi Humas IPTU Tini Yutini mengatakan, pemulihan infrastruktur pascalongsor harus tetap memperhatikan kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat.
“Keselamatan masyarakat menjadi perhatian utama dalam proses pemulihan jalan terdampak longsor. Kami mengingatkan warga dan pekerja agar memperhatikan kondisi sekitar, tidak mendekati area rawan, serta segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berpotensi membahayakan,” ujar Tini.
Menurutnya, kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama saat hujan atau ketika terjadi perubahan kondisi tanah. Retakan tanah, pergeseran material, maupun perubahan struktur lereng dapat menjadi tanda yang perlu segera diantisipasi.
Kapolsek Wanayasa AKP Heppy Nurniawan juga mengajak masyarakat untuk mematuhi arahan petugas selama pembangunan berlangsung.
“Kami mengajak masyarakat untuk tidak memaksakan diri berada di area yang rawan. Jika melihat tanah bergerak atau muncul tanda-tanda longsor, segera menjauh dan informasikan kepada petugas supaya dapat dilakukan penanganan lebih lanjut,” kata Heppy.
Pemulihan jalan di Kampung Cibeureum diharapkan dapat kembali membuka akses mobilitas warga. Namun, pembangunan tersebut perlu berjalan seiring dengan kewaspadaan terhadap kondisi medan yang masih berpotensi mengalami perubahan.
Kepolisian pun terus melakukan pemantauan di lokasi untuk mengantisipasi potensi gangguan keselamatan selama proses pembangunan berlangsung. Warga diimbau ikut berperan dengan melaporkan setiap perubahan kondisi tanah atau tanda-tanda longsor kepada petugas.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






