KORAN MANDALA – Harga ayam dan telur di Kota Bandung mengalami kenaikan. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung menyebut kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari kenaikan harga pakan hingga kondisi kemarau yang cukup panjang.
Kepala Bidang Distribusi dan Perdagangan Pengawasan Kemetrologian Disdagin Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, mengatakan kenaikan harga pakan menjadi salah satu faktor yang turut mendorong kenaikan harga ayam dan telur di pasaran.
Selain itu, kondisi kemarau dengan curah hujan yang rendah juga dinilai berpengaruh terhadap nutrisi ayam. Faktor lainnya yakni kenaikan harga Day Old Chick (DOC) atau anak ayam umur sehari serta rantai distribusi yang panjang.
”Pertama, kenaikan harga pakan. Kondisi kemarau yang cukup panjang membuat curah hujan rendah juga berpengaruh terhadap nutrisi ayam. Kemudian harga DOC naik dan rantai distribusi yang panjang,” kata Meiwan Saat dihubungi Koran Mandala Minggu (30/8/2026)
Menurutnya, kenaikan harga ayam dan telur saat ini bukan disebabkan oleh persoalan pasokan. Ia memastikan ketersediaan ayam dan telur di lapangan masih dalam kondisi aman.
”Seperti yang disampaikan, kenaikan harga ayam dan telur lebih ke yang disebutkan di atas. Kalau pasokan sampai saat ini masih aman,” ujarnya.
Meiwan menjelaskan, faktor permintaan masyarakat memang dapat memengaruhi harga apabila ketersediaan barang tidak mencukupi. Namun, kondisi tersebut belum terjadi pada komoditas ayam dan telur di Kota Bandung.
”Kenaikan harga akibat permintaan apabila ketersediaannya kurang, tapi saat ini ketersediaan di lapangan masih mencukupi,” katanya.
Ia berharap kenaikan harga ayam dan telur tersebut tidak berlangsung dalam waktu yang lama. Pemerintah pun terus memantau kondisi harga dan ketersediaan komoditas di pasaran.
”Mudah-mudahan keadaan ini tidak akan berlangsung lama,” tandasnya.

Harga Ayam Potong di Pasar Kosambi Turun, Pedagang Sebut Persaingan Antar Lapak Makin Ketat (Sarah/Koran Mandala)
Dapatkan berita informasi seputar kota Bandung dan berita terbaru menarik lainnya di Google News. Ikuti Media Sosial KORAN MANDALA untuk update berita pilihan dan breaking news setiap hari.