ADVERTISEMENT
KORAN MANDALA –Penangkapan pelaku pembegalan di kawasan Perkebunan Cikumpai menjadi momentum Pemerintah Kabupaten Purwakarta untuk memperkuat sistem keamanan di wilayahnya.
Pemkab Purwakarta kini memproses penambahan kamera pengawas atau CCTV hingga total mencapai 235 unit. Kamera tersebut akan ditempatkan di 88 titik, termasuk sejumlah kawasan yang dinilai rawan serta wilayah perbatasan.
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein atau Om Zein mengatakan penambahan CCTV dilakukan untuk meningkatkan keamanan sekaligus kewaspadaan masyarakat.
ADVERTISEMENT
DPRD Bandung Soroti Masih ada Warga yang Belum Terjangkau Layanan Kesehatan
“Sekarang ini on process, kita tingkatkan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan. Kita tambah empat kali lipat CCTV, di 65 titik dan 195 CCTV,” ujar Om Zein.
Saat ini, Pemkab Purwakarta memiliki sekitar 40 CCTV yang tersebar di 23 titik. Dengan penambahan 195 kamera di 65 titik, total pengawasan nantinya menjadi 235 CCTV di 88 titik.
Penguatan pengawasan tidak hanya menyasar kawasan pusat kota. Pemkab juga mengarahkan pemasangan CCTV ke sejumlah titik yang dianggap rawan, termasuk kawasan perbatasan dengan kabupaten lain.
Wilayah yang menjadi perhatian antara lain perbatasan Purwakarta dengan Subang, Cianjur, dan Karawang. Sejumlah lokasi lain juga masuk dalam rencana pemasangan kamera pengawas, termasuk kawasan Jembatan Ciherang di depan Ramahadi.
“Di sudut-sudut wilayah, di area-area yang kita anggap rawan dan di area-area yang kita anggap perlu. Termasuk juga di wilayah-wilayah perbatasan,” kata Om Zein.
Menurutnya, keberadaan CCTV di titik strategis diharapkan dapat memperkuat pemantauan sekaligus membantu aparat dalam mengungkap tindak kriminal. Kamera pengawas juga diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, terutama di jalur-jalur yang menjadi akses keluar masuk wilayah Purwakarta.
Apresiasi Polisi Tangkap Pelaku Begal Cikumpai
Langkah memperluas pengawasan tersebut dilakukan setelah jajaran Polres Purwakarta berhasil menangkap pelaku pembegalan yang terjadi di kawasan Perkebunan Cikumpai.
Om Zein mengapresiasi langkah cepat kepolisian dalam menangani kasus tersebut.
“Atas nama masyarakat Purwakarta, Om Zein mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolres Purwakarta beserta jajaran yang telah dengan cepat menangkap pelaku pembegalan yang terjadi di Perkebunan Cikumpai,” ujarnya.
Meski pelaku telah diamankan, Om Zein menilai persoalan keamanan tidak cukup hanya mengandalkan penindakan setelah kejahatan terjadi. Pengawasan dan pencegahan perlu diperkuat di berbagai wilayah.
Ia pun mengajak masyarakat turut menjaga keamanan dan ketenteraman di lingkungan masing-masing.
“Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi terjadi peristiwa pembegalan di Kabupaten Purwakarta. Om Zein minta pada seluruh lapisan masyarakat agar sama-sama menjaga keamanan dan ketenteraman di wilayahnya masing-masing,” katanya.
Dengan penambahan ratusan kamera pengawas, Pemkab Purwakarta berharap titik-titik rawan dan akses keluar masuk daerah dapat dipantau lebih optimal.
“Ke depan tidak ada lagi tempat di Purwakarta untuk pelaku kriminal. Ke mana pun dia pergi maka akan terawasi oleh kamera CCTV, sehingga mudah untuk tertangkap,” ucap Om Zein.
Perluasan jaringan CCTV ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Purwakarta untuk memperkuat pencegahan kejahatan. Penangkapan pelaku begal Cikumpai menjadi penindakan, sementara perluasan pengawasan disiapkan agar sistem keamanan dapat bekerja lebih luas sebelum tindak kriminal kembali terjadi.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






