ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM – Tugu ucapan selamat datang di kawasan Bundaran Cibiru, Kota Bandung, yang menjadi salah satu penanda perbatasan Kota Bandung dan Kabupaten Bandung, tampak kurang terawat.
Sejumlah huruf pada papan nama terlihat mengalami kerusakan, sementara area taman di sekitar tugu tampak kering dan kurang tertata.
Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (15/8/2026), tulisan “Selamat Datang di Kota Bandung Bermartabat, Bersih Makmur Taat dan Bersahabat” masih dapat terbaca dengan jelas.
ADVERTISEMENT
5 Rekomendasi Toko Olahraga di Bandung, Lengkap dari Sepatu hingga Perlengkapan Olahraga
Namun, beberapa bagian huruf pada papan nama terlihat rusak sehingga mengurangi tampilan tugu yang berada di salah satu akses masuk menuju Kota Bandung tersebut.
Tak hanya papan nama, kondisi taman di bawah dan sekitar tugu juga terlihat kurang terawat. Sejumlah tanaman tampak mengering, sedangkan permukaan tanah di area taman terlihat gersang. Beberapa sampah berukuran kecil juga terlihat berserakan di sekitar lokasi.
Kondisi tersebut cukup disayangkan mengingat kawasan Bundaran Cibiru merupakan salah satu akses yang ramai dilalui kendaraan dari arah Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung.
Tugu tersebut juga menjadi salah satu bagian yang pertama kali dilihat masyarakat yang memasuki Kota Bandung dari arah Cileunyi dan wilayah sekitarnya.
Salah seorang pengguna jalan, Dadan (35), menilai kondisi tugu perlu mendapat perhatian dan perawatan secara berkala.
“Kalau dari luar kota masuk ke Bandung, tugu ini kan yang pertama dilihat. Jadi kalau hurufnya rusak dan tamannya kurang terawat, kelihatannya jadi kurang bagus,” ujar Dadan.
Menurut dia, perawatan rutin diperlukan agar tugu tetap terlihat rapi dan mampu memberikan kesan positif bagi masyarakat yang memasuki Kota Bandung.
Kondisi tersebut juga menjadi perhatian terhadap pemeliharaan fasilitas umum di kawasan perbatasan. Selain berfungsi sebagai penanda wilayah, keberadaan tugu turut membawa identitas dan citra Kota Bandung bagi masyarakat yang melintas.
Perawatan secara berkala dinilai penting agar fasilitas tersebut tetap berfungsi optimal sekaligus menjaga estetika kawasan pintu masuk Kota Bandung.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






