ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pemerintah Provinsi Jawa Barat mulai melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sejumlah ruas jalan strategis di Kota Bandung. Jalan Soekarno-Hatta dan Jalan Pasteur menjadi prioritas penataan dengan fokus pada pemasangan penerangan jalan umum (PJU), pembangunan fasilitas penyeberangan, hingga perbaikan sistem drainase.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan pembenahan infrastruktur dilakukan secara bertahap untuk mengatasi berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat, seperti minimnya penerangan jalan, kurangnya fasilitas penyeberangan yang aman, serta genangan air akibat buruknya sistem drainase.
“PJU-nya kan sudah, bulan ini kita pasang. Kemudian penyeberangannya (JPO/penyeberangan jalan) kita buatkan,” ujar Dedi Mulyadi kepada awak media.
ADVERTISEMENT
Ia menjelaskan, penataan infrastruktur tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi. Menurutnya, diperlukan kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten/kota, terutama untuk ruas jalan yang berstatus jalan nasional.
“Kemudian jalan nasionalnya nanti kita mohonkan agar bisa dibangun oleh pemerintah provinsi, kabupaten, atau kota,” katanya.
Selain Jalan Soekarno-Hatta, penataan juga tengah berlangsung di sepanjang Jalan Pasteur. Pekerjaan tersebut mencakup pembenahan saluran drainase dan penataan ruang hijau agar kawasan pintu masuk Kota Bandung itu menjadi lebih nyaman dan tertata.
“Pasteur kan sekarang kita lagi tata. Sepanjang Jalan Pasteur hari ini kita tata, drainasenya kita perbaiki, taman-tamannya kita tata dengan baik,” ungkapnya.
Dedi menilai, salah satu penyebab utama kerusakan dan munculnya genangan di sejumlah ruas jalan di Jawa Barat adalah pembangunan jalan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai.
“Karena problem jalan di Jawa Barat itu satu kelemahannya: bangun jalan tidak dibuatkan drainase, sehingga terjadi penyempitan. Hari ini tidak sekadar jalan, tapi drainasenya pasti dibangun,” tegasnya.
Melalui penataan yang dilakukan secara terintegrasi, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap kualitas infrastruktur jalan semakin baik, risiko genangan air dapat ditekan, penerangan jalan menjadi lebih memadai, serta keselamatan pejalan kaki meningkat dengan tersedianya fasilitas penyeberangan yang layak. (Wistia Adi Nurahman/MG)
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






