Daerah

Viral Atlet Lolos BK Porprov 2026 Dicoret, PASI Garut Sebut Keputusan Ada di KONI

KORANMANDALA.COM – Atlet atletik asal Garut, MR (20), dinyatakan lolos babak kualifikasi (BK) untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2026 mendatang. Namun, namanya justru dicoret dari daftar peserta. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan publik terkait transparansi proses penentuan atlet yang diberangkatkan.

Ketua Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Garut, Subhan Fahmi, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengirimkan seluruh atlet yang lolos babak kualifikasi kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Garut.

“Kita sudah mengirimkan ke KONI semua atlet yang lulus babak kualifikasi (BK). KONI yang menentukan, mungkin dari sisi anggaran dan lain sebagainya KONI punya perhitungan lain,” kata Subhan, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

Menurutnya, jumlah atlet yang diberangkatkan ke Porprov tidak selalu sama dengan jumlah atlet yang lolos BK karena terdapat batasan kuota di setiap nomor pertandingan.

“Semua itu kan ada limitnya. Misalkan nomor lari 800 meter itu ada tiga orang, pasti yang diambil satu orang yang catatannya paling tinggi,” ujarnya.

Subhan menegaskan, pihaknya sebenarnya berharap seluruh atlet yang telah lolos BK dapat mengikuti ajang Porprov 2026. PASI Garut, kata dia, terus memberikan dukungan terhadap perkembangan atlet-atlet daerah.

“Kalau kita maunya semua. Setahun ini kita sudah dua kali mengadakan event pertandingan, itu juga kan untuk mencari bibit-bibit lokal. Kita juga mensuport ketika ada atlet yang mau bertanding ke Ciamis atau ke mana pun,” katanya.

Persoalan muncul setelah orang tua MR menyampaikan bahwa terdapat tiga atlet yang tidak lolos BK, tetapi tetap masuk dalam daftar peserta Porprov. Hal tersebut kemudian menjadi sorotan dan memunculkan tuntutan agar proses seleksi lebih terbuka.

Subhan menjelaskan, PASI Garut telah mengirimkan sekitar 14 hingga 15 atlet yang lolos BK kepada KONI. Sementara keputusan akhir mengenai siapa yang berangkat ke Porprov sepenuhnya berada di tangan KONI.

“Makanya kita sudah mengirimkan yang 14 atau 15 orang itu ke KONI. Untuk hasil BK yang berangkat ke Porprov, yang menentukan tetap KONI karena ada beberapa pertimbangan,” jelasnya.

Subhan menambahkan, apabila terdapat kelonggaran kuota sehingga seluruh atlet dapat diberangkatkan, PASI Garut siap membantu mencari solusi pendanaan.

“Kalau kita maunya semua berangkat. Bahkan kalau kemarin misalkan ada kelonggaran, ya kita iuran untuk memberangkatkan. Kita tetap maunya semua berangkat,” pungkasnya.

KoranMandala.com

Published by

Recent Posts

Bed RSUD Garut Baru 1.183, Kebutuhan Ideal 2.900

KORAN MANDALA – Kapasitas pelayanan rumah sakit di Kabupaten Garut masih menghadapi tantangan besar. Dengan jumlah…

1 jam ago

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

2 jam ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

3 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

4 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

5 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

6 jam ago