ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Anggota DPRD Kota Bandung Fraksi PKB, AA Abdul Rozak, mendapat apresiasi dari warga RT 05 RW 06 Cigending, Kecamatan Ujung Berung Kota Bandung, setelah dinilai cepat merespons keluhan masyarakat terkait ancaman longsor di bantaran Sungai Cipanjalu.
Salah seorang warga terdampak, Muhammad Rifqi Niam Siroj, mengaku bersyukur karena aduan yang disampaikan langsung ditindaklanjuti hingga proses perbaikan selesai dalam waktu sekitar dua minggu.
“Alhamdulillah responnya cepat. Setelah saya lapor ke Pak Rozak, dua hari kemudian langsung ada pengecekan dari dinas. Bahkan dalam seminggu ada tiga kali pengecekan sampai akhirnya sekarang sudah selesai,” ujar Niam.
ADVERTISEMENT
DPRD Bandung Soroti Krisis Ruang Kelas, Kebijakan Pendidikan Baru Dinilai Terlalu Dipaksakan
Ia menjelaskan, kejadian bermula saat curah hujan tinggi memicu derasnya aliran Sungai Cicalobak hingga menggerus kirmir dan fondasi rumah dan tetangganya pada dini hari. Sedikitnya dua rumah terdampak akibat tanah di pinggir sungai longsor sepanjang sekitar lima meter.
Menurut Niam, kondisi saat itu sangat mengkhawatirkan karena fondasi rumah terus terkikis air. Bahkan penghuni rumah sempat mengungsi selama dua minggu karena khawatir bangunan ambruk.

“Kalau hujan besar, airnya deras sekali sampai menggerus fondasi rumah. Posisi rumah jadi mengkhawatirkan. Makanya penghuni rumah sempat mengungsi,” katanya.
Niam juga menyebut warga sekitar mengaku jarang melihat penanganan secepat itu terhadap persoalan lingkungan di wilayah mereka.
“Kalau kata tetangga-tetangga, jarang ada respon secepat ini. Kalau bukan karena ada advokasi dari anggota dewan mungkin prosesnya lebih lama,” ungkapnya.
Sementara itu, AA Abdul Rozak mengatakan dirinya langsung melakukan advokasi ke Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Bandung begitu menerima laporan dari warga.
Menurutnya, kondisi lokasi memang sudah dalam tahap darurat karena aliran sungai terus mengikis area pinggir rumah warga.
“Nah karena saya dapat keluhan warga yang rumahnya terdampak, akhirnya kita langsung melakukan advokasi ke DSDABM. Kita kontak dinas terkait termasuk Pak Wali Kota, dan alhamdulillah responnya baik,” kata Rozak.
Ia menjelaskan, perbaikan difokuskan pada penguatan kirmir dan area pinggir sungai yang mengalami kikisan akibat derasnya arus air saat hujan deras.
“Jadi yang diperbaiki itu kirmir dan area pinggir sungai yang terkikis. Karena saat debit air tinggi, aliran sungai merusak fondasi yang ada di bawah rumah warga,” jelasnya.
Rozak menegaskan, sebagai wakil rakyat dirinya ingin memastikan setiap keluhan masyarakat mendapat perhatian tanpa melihat latar belakang wilayah maupun warga yang mengadu.
“Sebagai anggota DPRD, saya ingin memastikan keluhan masyarakat bisa cepat ditangani. Apalagi kondisi di lokasi memang sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.
Kini proses pengerjaan disebut telah memasuki tahap finishing dan kondisi bantaran sungai yang sebelumnya rawan longsor sudah diperkuat kembali.
Monitoring pengerjaan juga turut dihadiri pihak kelurahan dan RW setempat sebagai bentuk pengawasan bersama terhadap penanganan infrastruktur di wilayah tersebut.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






