KORANMANDALA.COM –Kementerian Haji dan umroh (Kemenhaj) Kabupaten Garut melepas keberangkatan calon Haji 1447H/2026 M,pemberangkatan dilaksanakan di gedung pendopo jl.Kiansantang Garut,kamis (7/5/2026) pagi.
Keberangkatan Haji tahun ini ada perbedaan pada tahun sebelumnya yaitu pada jumlah jemaah.pada tahun ini ada pengurangan jumlah yang signifikan,pada tahun kemarin memberangkatkan 1.931 jemaah sedangkan tahun ini 2026 hanya memberangkatkan 174 berikut petugas lima orang.
Pengurangan kuota haji ini berdasarkan keputusan kementerian Haji dan Umroh dengan tujuan untuk memeratakan daftar tunggu di seluruh Indonesia.
Optimalkan Potensi Energi Terbarukan, Bupati Garut Sambangi Dewan Energi Nasional
Kepala Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj ) Garut H.Indra Azwar Mawardi menyampaikan keberangkatan jemaah haji tahun ini yang akan berangkat 174 dan sekarang menjadi 169 Jemaah.
” Kabupaten Garut tahun ini jumlah jemaah haji yang berangkat 169 jemaah ditambah petugas haji 5 orang sehingga total 174 orang yang pergi,sebelumnya dilaporkan kepada media sebanyak 174,namun ada 5 orang yang tunda keberangkatan” ujar H.Indra.
Dan tahun ini jemaah haji Garut menggunakan embargasi Kertajati Majalengka,selain Embargasi H.Indra juga menyampaikan bahwa jemaah haji Garut bergabung dengan kota lain.
” Untuk kloter Garut kota akan bergabung dengan kota Cimahi dan Kota Bandung di kloter 22 JKT,dan sebelumnya kita itu melaksanakan di JKS Bekasi kalau sekarang pindah ke JKT (Indramayu).” Ucapnya.
Jemaah haji tahun ini di dominasi oleh perempuan dan lansia,menurut keterangan H.indra bahwa keberangkatan Jemaah haji tahun ini dengan prioritas usia,untuk lansia hampir 60 persen dengan usia tertua mencapai 93 tahun sedangkan yang termuda usia 17 tahun.
” Untuk lansia sebanyak 60 persen dari total 169 kurang lebih 80 orang lansia,untuk jemaah yang tertua itu asal dari Kecamatan Bayongbong yang bernama Pak Ija,sedangkan yang termuda berusia 17 tahun yaitu sdr Fadlan dari Tarogong kidul,” jelasnya.
” Untuk lama daftar tunggu yang berangkat Hajian tahun ini adalah daftar sejak 2014,”. Kata H.indra.
Menjadi kabar gembira bagi jemaah haji tahun ini yaitu kartu Nusuk sebagai identitas haji di Mekkah dan kini sudah dibagikan di Indonesia dengan tujuan untuk kemudahan.
Pada pelepasan ini diresmikan dan dilepas langsung oleh Bupati Garut Abdusyi Syakur Amin,dan di saksikan ketua DPRD Garut serta forkopimda dan lainnya.
