Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kepadatan kendaraan saat kegiatan berlangsung, mengingat kirab akan melintasi sejumlah ruas jalan utama di pusat kota Garut.
Kepala Dinas Perhubungan Garut, Satriabudi, mengatakan bahwa skema rekayasa lalu lintas disusun berdasarkan koordinasi dan arahan dari pihak kepolisian.
Jelang Kirab Napak Tilas Pajajaran, Pemkab Garut Tertibkan Kawasan Jalan Bratayuda
“Rekayasa lalu lintas kami mengikuti arahan dari Polres. Apa yang sudah dipetakan akan kami dukung, termasuk penyediaan perlengkapan jalan seperti rambu, petunjuk arah, dan sarana pendukung lainnya,” ujarnya kepada wartawan.
Ia menjelaskan, rute kirab direncanakan dimulai dari Makorem 062/Tarumanagara, kemudian melintasi Jalan Bratayuda, berbelok ke kawasan Asia, hingga berakhir di Bale Niskala (Bakorwil) di Jalan A. Yani.
Terkait kemungkinan penutupan jalan, Satriabudi menyebut hal tersebut masih dalam tahap pembahasan dan akan diputuskan melalui rapat lanjutan bersama pihak terkait.
“Untuk penutupan jalan masih dibahas, termasuk waktu pelaksanaannya. Keputusan akan ditentukan setelah rapat koordinasi selesai,” katanya.
Selain itu, Dishub juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama kegiatan berlangsung. Masyarakat yang ingin menyaksikan kirab disarankan menggunakan transportasi umum guna mengurangi kepadatan kendaraan pribadi.
Dishub Garut juga menyiapkan sejumlah titik parkir alternatif, di antaranya kawasan Islamic Center, area IBC, serta sebagian ruas Jalan Cikuray.
“Penggunaan kendaraan umum diharapkan bisa mengurangi penumpukan di area parkir. Kami sudah menyiapkan beberapa lokasi untuk mendukung kelancaran kegiatan,” pungkasnya.