KORANMANDALA.COM –Menjelang berakhirnya masa jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, dinamika suksesi mulai mengemuka. Namun, Pemerintah Kabupaten Garut menegaskan belum akan terburu-buru menentukan arah, dan tetap fokus pada kinerja pemerintahan saat ini.
Sekda Garut saat ini, Nurdin Yana, dijadwalkan mengakhiri masa baktinya pada November 2026. Sementara itu, proses pendaftaran calon sekda direncanakan akan dibuka pada Juli mendatang.
Putri: Belum Fokus ke Pengganti
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menegaskan bahwa dirinya bersama Bupati masih memprioritaskan kinerja pemerintahan ketimbang membahas siapa sosok pengganti Sekda.
ADVERTISEMENT
“Sudah sempat berdiskusi dengan Bupati, tapi saat ini kami belum terlalu fokus ke sana. Pak Nurdin Yana juga masih harus menyelesaikan tugasnya. Jadi, kami masih fokus pada kinerja yang berjalan sekarang,” ujar Putri saat diwawancarai, Rabu (29/4/2026).
Kriteria Sekda: Administratif, Kinerja, dan Karakter
Meski belum masuk tahap seleksi, Putri mengungkapkan sejumlah kriteria yang dinilainya penting untuk posisi Sekda.
Menurutnya, aspek administratif menjadi syarat mutlak, termasuk ketentuan usia dan kelengkapan dokumen. Namun, yang tidak kalah penting adalah rekam jejak kinerja.
“Pertama tentu harus memenuhi syarat administratif. Kedua, kinerja. Saya ingin melihat seberapa aktif peran seseorang saat menjabat, baik sebagai kepala dinas maupun asisten daerah,” jelasnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya karakter kepemimpinan yang tenang namun memiliki semangat juang tinggi.
“Sekda itu harus tenang, tapi juga pejuang,” tambahnya.
Isu Tiga Kandidat Mulai Menguat
Di tengah belum dibukanya pendaftaran resmi, isu mengenai calon kuat pengganti Sekda mulai beredar di kalangan internal pemerintah daerah.
Tiga nama yang santer diperbincangkan di antaranya:
- Leli Yuliani, saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan,
- Agus Ismail, Kepala Dinas PUPR,
- serta Bambang Hafidz, yang menjabat Asisten Daerah (Asda) I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat.
Meski demikian, hingga kini belum ada konfirmasi resmi terkait siapa yang akan maju dalam seleksi terbuka tersebut.
Seleksi Diprediksi Ketat
Dengan posisi Sekda sebagai jabatan strategis dalam roda pemerintahan daerah, proses seleksi dipastikan akan berlangsung ketat dan menjadi perhatian publik.
Pemkab Garut diharapkan mampu menghadirkan sosok Sekda yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang mumpuni.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






