ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut resmi melantik dan mengambil sumpah jabatan terhadap 87 pejabat di lingkungan pemerintah daerah. Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, di Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Rabu (22/4/2026).
Pelantikan tersebut mencakup tiga kategori jabatan strategis, yakni Jabatan Pimpinan Tinggi (Eselon II), Jabatan Administrator (Eselon III), serta jabatan fungsional.
Dalam sambutannya, Syakur menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan.
ADVERTISEMENT
PDI Perjuangan Garut Dorong RA Lasminingrat Jadi Pahlawan Nasional di Momen Hari Kartini
“Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada pimpinan dan masyarakat, tetapi juga kepada Allah SWT,” ujarnya.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami tugas pokok dan fungsi secara mendalam, serta menunjukkan kinerja terbaik sejak hari pertama.
Menurutnya, proses pengisian jabatan telah melalui mekanisme sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk rekomendasi dan pertimbangan teknis dari instansi terkait serta persetujuan pemerintah pusat.
Syakur juga menekankan sejumlah poin penting yang harus menjadi perhatian para pejabat, di antaranya membangun integritas dan etika sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan publik.
Selain itu, ia mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menempatkan masyarakat sebagai pusat layanan, melalui sistem yang cepat, mudah, dan transparan.
“Perkuat koordinasi dan kolaborasi, tidak ada lagi ego sektoral. Yang ada adalah kerja sama untuk mendorong pembangunan daerah,” katanya.
Syakur juga mengingatkan pentingnya inovasi dalam pelaksanaan tugas, pemanfaatan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi kerja, serta membangun kepemimpinan yang mampu menjadi teladan.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang baik, tetapi juga oleh implementasi yang konsisten dan berkualitas.
“Setiap pejabat harus berorientasi pada hasil, bukan sekadar proses,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Syakur mengajak seluruh aparatur untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi kinerja, serta meninggalkan pola kerja lama yang tidak produktif.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






