Daerah

Telkom University Serahkan Video Advokasi Pendataan Disabilitas kepada KND

KORANMANDALA.COM –Telkom University (Tel-U) secara resmi menyerahkan video pemutakhiran pendataan penyandang disabilitas kepada Komisi Nasional Disabilitas (KND) sebagai bagian dari upaya mendukung advokasi dan edukasi secara nasional.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Multimedia Gedung Rektorat Tel-U, Senin (20/4/2026), dan dihadiri sejumlah perwakilan kementerian, lembaga, serta pemangku kepentingan terkait.

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, menjelaskan bahwa pembuatan video tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Tel-U, KND, dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya penyandang disabilitas, agar berpartisipasi dalam pendataan resmi.

ADVERTISEMENT

“Video ini diharapkan dapat menjadi media edukasi yang menjangkau masyarakat luas, sehingga proses pendataan dapat berjalan lebih optimal,” ujar Suyanto.

Ia menambahkan, Telkom University juga telah membentuk Unit Layanan Disabilitas sejak 4 Desember 2025 sebagai bagian dari komitmen kampus dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif.

Menurutnya, keberadaan unit tersebut memberikan ruang yang lebih aman dan terbuka bagi mahasiswa penyandang disabilitas untuk mendapatkan layanan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Saat ini, jumlah mahasiswa penyandang disabilitas di Tel-U tercatat sekitar 40 orang. Kampus juga terus mengembangkan berbagai fasilitas pendukung, termasuk pemanfaatan teknologi digital untuk menunjang proses pembelajaran.

Sementara itu, Ketua Komisi Nasional Disabilitas, Dr. Dante Rigmalia, menyampaikan pentingnya pemutakhiran data penyandang disabilitas sebagai dasar dalam perumusan kebijakan.

Ia menyebutkan, data administrasi kependudukan saat ini masih belum sepenuhnya mencerminkan jumlah penyandang disabilitas di Indonesia.

“Pemutakhiran data ini penting agar layanan dan program pemerintah dapat tepat sasaran,” kata Dante.

Ia juga menambahkan, pencantuman status disabilitas dalam data kependudukan akan mempermudah akses terhadap berbagai layanan dan hak dasar.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Akhmad Wiyagus, Kepala Disdukcapil Kota Bandung Tatang Muhtar, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

Melalui kolaborasi ini, diharapkan proses pendataan penyandang disabilitas di Indonesia dapat berjalan lebih baik dan berkelanjutan.

Koranmandala.com

Published by

Recent Posts

Area Bermain Keropos dan Wastafel Kering, Fasilitas Taman Cempaka Dikeluhkan pengunjung

KORAN MANDALA – Sejumlah fasilitas di Taman Cempaka atau Taman Fotografi, Jalan Taman Cempaka, Kelurahan…

46 menit ago

Hendak ke Masjid, Motor Warga Malangbong Raib Dicuri

KORAN MANDALA –Niat berangkat ke masjid pada Minggu dini hari (18/10/2026) justru membuat seorang warga…

2 jam ago

Kabar Gembira Persib! Notsuda Kirim Sinyal Comeback

KORAN MANDALA – Persib Bandung mulai mendapat angin segar terkait kondisi gelandang asingnya, Gakuto Notsuda. Setelah…

2 jam ago

Berdiri Sejak 1881, Ponpes Sukamiskin Jadi Saksi Panjang Sejarah Santri di Kota Bandung

KORAN MANDALA –Pondok Pesantren Sukamiskin di Jalan A.H. Nasution Nomor 128, Kota Bandung, menyimpan perjalanan…

4 jam ago

Polresta Batang Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Kekerasan terhadap Rombongan Persib U-18

KORAN MANDALA – Penanganan kasus kekerasan, perusakan bus, dan pencurian yang menimpa rombongan Persib U-18 di…

5 jam ago

Pembakaran Water Barier dan Vandalisme Tugu Simpang Lima Warnai Aksi di Bandung

KORAN MANDALA – Aksi unjuk rasa memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil…

15 jam ago