ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, menghadiri kegiatan Wira Hebat Batch 3 yang digelar di Pendopo Garut, Jalan Kiansantang, Rabu (8/4/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Garut dalam mendorong penguatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).
Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemkab Garut dan Bank Jabar Banten (BJB), yang difokuskan pada pembinaan serta akses permodalan bagi pelaku usaha.
Putri Karlina menjelaskan, peserta Wira Hebat Batch 3 telah melalui masa inkubasi selama dua bulan sebelum mengikuti tahap lanjutan dalam program tersebut.
ADVERTISEMENT
Viral! Dugaan Pembobolan Data Warga Bandung Bocor, Disdukcapil Masih Telusuri
“Kegiatan hari ini adalah Wira Hebat Batch 3. Setelah dua bulan masa inkubasi, ini menjadi bagian apresiasi bagi mereka,” ujar Putri.
Ia menegaskan, peserta yang terlibat dalam program ini merupakan pelaku usaha aktif, bukan usaha fiktif.
“Tadi bisa dilihat sendiri, yang ikut adalah pengusaha yang benar-benar menjalankan usaha, bukan fiktif,” katanya.
Selain pembinaan, Pemkab Garut juga menghadirkan program Kredit Garut Hebat sebagai solusi akses permodalan bagi pelaku usaha, khususnya yang baru merintis bisnis.
Menurut Putri, skema kredit tersebut dirancang berbasis komunitas, sehingga memudahkan pelaku usaha dalam proses pengajuan hingga pengembalian pinjaman.
“Melalui Kredit Garut Hebat, akses permodalan jadi lebih mudah. Mereka bisa mengajukan secara berkelompok dan pengembaliannya juga dilakukan bersama-sama,” jelasnya.
Dalam tahap awal, Bank BJB menyediakan plafon pinjaman sebesar Rp5 juta tanpa bunga. Jika pinjaman tersebut telah dilunasi, maka plafon kredit dapat ditingkatkan.
“Plafon awal sebesar Rp5 juta tanpa bunga. Jika sudah lunas, BJB akan menambah plafon pinjaman,” ungkap Putri.
Ia berharap, melalui program ini, pelaku usaha di Garut tidak lagi bergantung pada pinjaman informal atau rentenir yang kerap merugikan masyarakat.
“Harapannya, mereka tidak lagi meminjam ke lembaga nonformal seperti bank emok. Selama ini orang ingin menghapus praktik itu, tapi masih terjadi karena keterbatasan akses. Program ini jadi solusinya,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






