KORANMANDALA.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup akan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat.
Proyek ini diharapkan mampu mengatasi masalah sampah yang sudah bertahun-tahun menjadi persoalan di wilayah Jawa Barat sekaligus menghasilkan energi listrik bagi masyarakat.
Kesepakatan ini dicapai dalam rapat antara Pemprov Jabar, Kementerian LH, dan sejumlah kepala daerah di Lembur Pakuan, Kabupaten Subang, Minggu (5/4/2026).
ADVERTISEMENT
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan harapannya terkait proyek ini
“Terima kasih Pak Menteri, Pak Bupati Sumedang, Purwakarta, Bandung Barat, Cianjur dan Bupati Kabupaten Bandung. Hari ini kita sudah menyelesaikan problem yang puluhan tahun nggak selesai-selesai, yaitu ngurus sampah dirubah menjadi energi listrik.” Ujarnya di laman instagram pribadinya Minggu, (5/4/2026)
Dedi menjelaskan bahwa TPA Sarimukti mampu menampung dan mengolah sekitar 3.700 ton sampah per hari, dan kapasitasnya masih bisa ditingkatkan. Dalam kesempatan yang sama, Dedi menanyakan kapasitas pengolahan sampah kepada wakil menteri yang hadir
“Pak Wamen berapa per hari?” Tanya Dedi
“3700 kubik perhari,” jawab Wamen.
Angka ini menunjukkan potensi besar dalam mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan energi alternatif yang bermanfaat.
“Pokoknya tugas kita sebagai penyelenggara negara, karena ini keinginan kuat dari Pak Presiden. Insya Allah tiga tahun ke depan sudah berubah, pokoknya sampah hilang rakyat pun senang. Terima kasih Pak Presiden.”
Ia menambahkan, sistem baru ini akan menyederhanakan pengelolaan sampah di tingkat kabupaten/kota:
“Kita bangun pembangkit listrik tenaga sampah di Sarimukti. Nanti kabupaten/kota dinasnya dihapus cukup dinas transporter. Tugasnya ngangkut sampah saja.” Ujarnya
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






