ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Posko rest area mudik di SDN 090 Cibiru, Kota Bandung, mulai dipadati pemudik yang melintasi wilayah Bandung Timur. Sejak dibuka pada Senin (16/3/2026), jumlah pengunjung terus meningkat, dengan puncaknya terjadi pada Rabu (18/3/2026) malam.
Petugas posko dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandung, Joko, menyebutkan sebanyak 120 pemudik tercatat singgah dari malam hingga Subuh.
“Dari semalam sampai subuh tadi ada 120 pemudik yang singgah. Perkiraan jumlahnya masih akan tinggi hingga malam takbiran,” ujar Joko saat ditemui di lokasi, Kamis (19/3/2026).
ADVERTISEMENT
Jurig Bandung Tegaskan Komitmen Jaga Citra, Ajak Wisatawan Tetap Aman Berkunjung ke Asia Afrika
Ia menjelaskan, mayoritas pemudik merupakan pengendara sepeda motor asal wilayah Jabodetabek dengan tujuan Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur. Umumnya, mereka berhenti saat waktu Maghrib untuk beristirahat, lalu melanjutkan perjalanan pada dini hari.
“Bahkan kemarin ada pemudik yang menggunakan sepeda. Dia beristirahat di sini selama dua hari karena kelelahan dari Bekasi menuju Banyumas,” katanya.
Posko tersebut menyediakan berbagai fasilitas bagi pemudik, seperti tempat istirahat, makanan dan minuman, serta layanan penunjang lainnya. Fasilitas yang tersedia antara lain musala, kamar mandi, tempat tidur berupa velbed, kasur lipat, dan matras, hingga akses Wi-Fi dan stopkontak.
Selain itu, tersedia pula layanan pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi pemudik tetap prima selama perjalanan.
“Semua fasilitas ini bisa dimanfaatkan secara gratis oleh pemudik. Kami sediakan juga minuman, kopi, makanan ringan hingga kebutuhan anak-anak,” jelas Joko.
Untuk menunjang kebutuhan istirahat, posko ini dilengkapi 37 velbed, 5 matras, dan 5 kasur lipat. Pihaknya juga menyiapkan tambahan sarana untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
Joko menambahkan, posko rest area ini merupakan hasil kolaborasi BPBD Kota Bandung bersama sejumlah instansi, di antaranya Dinas Kesehatan, PMI Kota Bandung, unsur kecamatan dan kelurahan, Linmas, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta relawan Pramuka.
Sebanyak 55 petugas disiagakan setiap hari untuk melayani pemudik di posko yang beroperasi selama 24 jam hingga 28 Maret 2026 atau H+7 Lebaran.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






