Sebanyak 250 pemudik diberangkatkan menggunakan lima armada bus pada pukul 08.00 WIB. Program ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan terorganisir.
Adapun tujuan mudik tahun ini mencakup tiga kota besar, yakni Yogyakarta, Surabaya, dan Palembang.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan kenyamanan masyarakat, khususnya pada musim mudik Lebaran.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan tenang. Kami menyediakan armada yang layak jalan serta pendampingan di setiap bus untuk menjamin keselamatan selama perjalanan,” ujar Eko.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi upaya mendukung pemerintah dalam mengurangi kepadatan lalu lintas serta menekan risiko kecelakaan, khususnya bagi pemudik pengguna kendaraan roda dua.
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, armada dibagi dalam tiga rute utama, yaitu dua bus menuju Yogyakarta, dua bus ke Surabaya melalui jalur tol Pantura, serta satu bus ke Palembang yang menempuh jalur penyeberangan Merak–Bakauheni dan lintas Sumatera.
Setiap bus dilengkapi panitia pendamping yang bertugas memastikan kebutuhan peserta terpenuhi serta memantau aspek keselamatan selama perjalanan.
Salah satu peserta, Siti (45), mengaku terbantu dengan program mudik gratis tersebut. Ia bersama suami dan dua anaknya berangkat menuju Surabaya.
“Alhamdulillah sangat membantu, apalagi harga tiket sekarang sedang naik. Dengan program ini, kami bisa menghemat biaya untuk kebutuhan di kampung. Fasilitasnya juga nyaman dan kami merasa lebih tenang,” kata Siti.
Melalui program ini, PT Pegadaian berharap seluruh peserta dapat tiba di tujuan dengan selamat dan merayakan Idulfitri bersama keluarga dalam suasana penuh kebahagiaan.