ADVERTISEMENT
KORANMANDALA.COM –Pemerintah Kabupaten Garut menyelenggarakan program arus balik gratis Angkutan Lebaran 1447 Hijriah/2026 untuk membantu masyarakat yang hendak kembali beraktivitas di luar daerah setelah libur Idulfitri.
Melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Garut, pemerintah daerah menyediakan kuota sebanyak 240 penumpang dengan enam unit bus yang melayani tiga kota tujuan, yakni Bekasi, Jakarta, dan Bogor.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi, mengatakan program arus balik gratis ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 28 Maret 2026.
ADVERTISEMENT
Penjual Bedug di Bandung Keluhkan Penurunan Pesanan pada Ramadan 2026
“Untuk program arus balik, Pemerintah Kabupaten Garut akan memberangkatkan sebanyak 240 orang pada 28 Maret 2026. Ada beberapa pilihan tujuan, yaitu Terminal Garut–Bekasi, Terminal Garut–Jakarta (Kampung Rambutan), dan Terminal Garut–Bogor (Baranangsiang). Masyarakat nanti tinggal memilih kota tujuannya,” kata Budi, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, pendaftaran peserta dilakukan secara daring melalui tautan yang telah disediakan oleh pemerintah daerah. Namun, jumlah peserta dibatasi sesuai dengan kapasitas armada yang tersedia.
“Masyarakat bisa mengisi link pendaftaran, tetapi kuotanya terbatas. Pemberangkatan nanti juga menyesuaikan dengan timetable Terminal Tipe A dengan armada yang disediakan sebanyak enam unit bus,” ujarnya.
Untuk mempermudah masyarakat, Dishub Garut membuka pendaftaran secara online bagi warga yang ingin kembali bekerja atau beraktivitas di wilayah Bekasi, Jakarta, maupun Bogor.
Menurut Budi, program arus balik gratis ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sejak dibuka beberapa hari lalu, sebagian besar kuota tujuan sudah terpenuhi.
“Alhamdulillah, pendaftaran sudah kami buka beberapa hari ke belakang dan ternyata masyarakat Garut sangat antusias dengan adanya program arus balik gratis ini. Terbukti, tujuan Terminal Kampung Rambutan dan Terminal Baranangsiang sudah penuh. Hingga Selasa (10/3/2026), yang tersisa hanya tujuan Bekasi dengan sekitar 20 kursi,” jelasnya.
Adapun lokasi pemberangkatan akan dilakukan dari Terminal Bus Guntur Melati Tipe A Garut pada pukul 10.00 WIB.
Budi berharap program arus balik gratis tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Garut yang hendak kembali menjalankan aktivitas di luar daerah.
“Dengan adanya program arus balik ini semoga bisa membantu masyarakat Garut yang hendak kembali beraktivitas di luar Kabupaten Garut,” pungkasnya.
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT
ADVERTISEMENT






