KORANMANDALA.COM – Kegiatan berbagi takjil pada bulan Ramadan menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus meraih keberkahan. Hal tersebut terlihat dalam aksi berbagi takjil yang digelar Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Garut bersama insan pers dan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana. Ia mengapresiasi inisiatif para pemuda KNPI yang rutin menggelar kegiatan sosial, khususnya berbagi kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi salah satu sarana bagi kami di Dinas Pemuda dan Olahraga untuk mengapresiasi kegiatan berbagi yang dilaksanakan oleh DPD KNPI setiap hari Jumat,” kata Asep.
Bupati Garut Hadiri Buka Bersama SPPG se-Kabupaten Garut, Tegaskan Pentingnya Program MBG
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut dicontoh oleh para pemuda lainnya di Kabupaten Garut.
“Ini merupakan hal yang sangat baik. Ada kepedulian dari para pemuda, khususnya kepada masyarakat di Kabupaten Garut,” ujarnya.
Asep berharap kegiatan positif tersebut tidak hanya berhenti di KNPI, tetapi juga dapat diimplementasikan secara lebih luas oleh berbagai organisasi kepemudaan lainnya.
Ia menilai peran pemuda sangat fundamental dalam proses pembangunan, terlebih secara demografis jumlah pemuda di Indonesia cukup dominan.
“Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa diimplementasikan lebih luas lagi. Pemuda memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan. Secara demografis, sekitar 60 persen penduduk Indonesia merupakan generasi muda,” jelasnya.
Selain itu, Asep juga menegaskan pentingnya sinergi antara Dispora dan organisasi kepemudaan seperti KNPI dalam mengakomodasi berbagai potensi dan minat generasi muda, baik di bidang olahraga maupun hobi otomotif.
“Kami ingin membangun sinergi dengan KNPI agar bisa mengakomodasi keinginan anak muda, baik di bidang olahraga maupun komunitas otomotif,” ungkapnya.
Ia juga menyinggung kebutuhan fasilitas bagi pecinta olahraga otomotif di Garut, termasuk rencana menghadirkan sirkuit yang dapat dimanfaatkan oleh para pemuda.
“Seperti kita ketahui, saat ini Garut belum memiliki sirkuit. Mudah-mudahan melalui sinergi dengan KNPI, ke depan kita bisa mewujudkan fasilitas tersebut untuk mengakomodasi hobi anak-anak muda yang gemar olahraga bermotor,” pungkasnya.
Sementara itu, perwakilan insan pers Garut, Joehendi yang akrab disapa Apih Joe, menyampaikan apresiasi atas semangat berbagi yang ditunjukkan para pemuda KNPI selama bulan Ramadan.
“Kita patut bersyukur dan bangga melihat pemuda-pemuda di Kabupaten Garut memiliki semangat untuk berbagi, apalagi di bulan suci Ramadan seperti sekarang,” kata Joehendi.
Ia juga menegaskan bahwa insan pers akan terus mendorong semangat para pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
“Kami akan terus mendorong upaya-upaya yang dilakukan KNPI Kabupaten Garut untuk tetap bersemangat membangun daerah. Ini bukti bahwa pemuda tidak tinggal diam, tetapi bangkit untuk meraih cita-cita,” ujarnya.
Menurutnya, aksi berbagi takjil yang dilakukan KNPI menjadi contoh positif bagi masyarakat sekaligus bagian dari edukasi sosial yang perlu disampaikan kepada publik.
“Kegiatan berbagi ini adalah contoh baik di Kabupaten Garut. Kami sebagai insan media juga memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan dan mengedukasi masyarakat tentang kegiatan positif seperti yang dilakukan KNPI hari ini,” katanya.
Joehendi juga mengapresiasi kehadiran Kepala Dispora Garut yang dinilai membuka ruang kolaborasi yang lebih baik antara pemerintah, organisasi kepemudaan, dan insan pers.
“Saya juga mengapresiasi Kadispora yang baru. Mudah-mudahan ke depan sinergi antara Dispora, KNPI, dan insan pers bisa terus terjalin dengan harmonis,” tutupnya.
