KORANMANDALA.COM – Pemerintah Kabupaten Garut mulai menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jalan Ahmad Yani selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah. Para pedagang diarahkan untuk menempati area pusat perbelanjaan Garut Plaza sebagai lokasi relokasi sementara sekaligus penyelenggaraan bazar Ramadhan.
Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, meninjau langsung kesiapan lokasi di Garut Plaza pada Jumat (27/2/2026). Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan tempat, khususnya di lantai dua yang akan digunakan para PKL.
Putri mengakui, hingga saat ini aktivitas di lantai dua belum seramai lantai satu. Pemerintah, kata dia, tengah membahas strategi agar area tersebut dapat menarik lebih banyak pengunjung.
Arena Mandala dan PERBASI Garut Gelar Ramadhan Cup, Enam Komunitas Basket Ambil Bagian
“Hari ini kami melihat persiapan bazar Ramadhan untuk pengalihan PKL dari Ahmad Yani. Memang belum terlalu ramai, terutama di lantai dua. Lantai satu sudah cukup ramai, tinggal bagaimana cara meramaikan lantai dua,” ujar Putri.
Ia menegaskan, jumlah PKL yang dapat tertampung sangat bergantung pada ketegasan pemerintah dalam melakukan penataan. Putri juga menyebutkan bahwa tidak semua PKL yang berjualan di Jalan Ahmad Yani merupakan warga Kabupaten Garut.
“Banyak tidaknya PKL tergantung ketegasan pemerintah. Kalau kita lihat, PKL tidak semuanya orang Garut. Karena itu, kita ingin memaksimalkan penataan di Garut Plaza,” katanya.
Penertiban ini dilakukan karena jumlah PKL di sepanjang Jalan Ahmad Yani dinilai semakin banyak dan mengganggu pengguna jalan. Pemerintah beralasan langkah tersebut juga untuk mengantisipasi potensi gangguan keselamatan dan mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya.
“Selama ini belum sepenuhnya tertata, jadi belum bisa dibilang tidak tertampung. Di pengkolan itu berbenturan dengan arus lalu lintas. Bukan kita tega kepada pedagang, tetapi pengguna jalan juga banyak. Kita memikirkan keselamatan semua pihak dan mengembalikan fungsi pedagang di pasar, bukan di jalan,” tegas Putri.
Selain meninjau lokasi, Putri juga memberikan motivasi kepada para pedagang menjelang Ramadhan dan Idul Fitri. Ia mengingatkan agar pedagang cermat membaca kebutuhan pasar, mengingat momen lebaran biasanya diikuti peningkatan daya beli masyarakat.
“Kepada para pedagang, selamat menyambut rezeki karena menjelang lebaran biasanya ada peningkatan minat belanja. Namun jangan salah membaca pasar. Barang yang didatangkan harus sesuai dengan kebutuhan pembeli,” pungkasnya.
Pemerintah Kabupaten Garut menyatakan akan terus memantau pelaksanaan relokasi ini guna memastikan ketertiban, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan masyarakat selama Ramadhan.
